Wakos Reza Gautama
Sabtu, 25 April 2026 | 16:40 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah merevitalisasi fasilitas UMKM Center untuk mendukung perluasan akses produk lokal daerah. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemprov Lampung merevitalisasi UMKM Center di PKOR Way Halim menjadi Hub Center sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah.
  • Fasilitas tersebut mengintegrasikan produk unggulan dari 15 kabupaten dan kota di Lampung dalam konsep one stop service.
  • Pemerintah menyediakan program inkubator untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar tingkat global.

SuaraLampung.id - Bagi wisatawan yang berkunjung ke Sang Bumi Ruwa Jurai, membawa pulang "buah tangan" bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah bentuk penghormatan budaya.

Entah itu sehelai wastra Tapis yang anggun atau camilan khas yang menggugah selera, oleh-oleh adalah penyambung rindu antara pelancong dengan koleganya.

Menyadari potensi besar tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kini tengah melakukan langkah besar.

Fasilitas UMKM Center yang berlokasi di kawasan strategis Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim sedang bersiap "bersalin rupa" melalui proyek revitalisasi besar-besaran.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menyebut langkah ini sebagai upaya strategis untuk menjadikan UMKM sebagai pilar utama ekonomi daerah, bersanding dengan sektor pariwisata yang kian tumbuh pesat.

"Pariwisata dan UMKM ini sebetulnya saling berkaitan. Sebagai orang Melayu, kita terbiasa membawa buah tangan. Kami ingin Lampung tidak hanya ditopang oleh industri besar, tapi juga diperkuat oleh kemandirian UMKM," ujar Mulyadi pada Sabtu (25/4/2026).

Revitalisasi ini bukan sekadar mengecat ulang gedung dua lantai seluas 1.130 meter persegi tersebut. Lebih dari itu, Pemprov Lampung mengusung konsep Hub Center.

Nantinya, UMKM Center ini akan menjadi etalase raksasa yang mengintegrasikan produk unggulan dari 15 kabupaten dan kota di seluruh Lampung.

Bayangkan, dalam satu lokasi seluas 4.856 meter persegi, pengunjung tak perlu lagi berkeliling jauh ke berbagai pelosok daerah hanya untuk mencari kopi khas Lampung Barat, kerajinan tangan dari Way Kanan, atau camilan lezat dari pesisir Lampung Selatan. Semuanya tersedia dalam satu atap dengan standar kualitas yang telah dikurasi.

Baca Juga: Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

"Ini adalah konsep one stop service. Begitu selesai berwisata, orang bisa langsung ke sini. Semua produk kreatif dari berbagai daerah berkumpul di sini," tambah Mulyadi.

Tak hanya memanjakan pembeli, UMKM Center masa depan ini juga dirancang sebagai "kawah candradimuka" bagi para perajin lokal.

Pemerintah telah menyiapkan program inkubator UMKM, di mana pelaku usaha yang sudah mapan akan membimbing para perintis (startup) untuk meningkatkan daya saing produk mereka.

Rencana pemberian subsidi serta kolaborasi dengan berbagai jenama (brand) ternama di Lampung juga tengah dimatangkan.

Tujuannya satu agar produk lokal Lampung tidak hanya jago kandang, tapi memiliki kualitas kelas dunia yang mampu bersaing di pasar global.

Terletak di jantung kota, UMKM Center ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas baru bagi ekonomi kreatif. Dengan fasilitas yang lebih modern dan pembinaan yang berkelanjutan, gedung ini diharapkan tidak lagi menjadi bangunan mati, melainkan sebuah ruang publik yang hidup dan berdenyut. (ANTARA)

Load More