- mahasiswa berinisial CA (25) dikeroyok di SPBU daerah Terbanggi Besar
- Pengeroyokan terjadi setelah korban merekam dugaan praktik pengecoran BBM
- Polsek Terbanggi Besarmenangkap satu pelaku bernama AH (55)
SuaraLampung.id - Siapa sangka, niat mengisi bahan bakar bisa berujung petaka. Seorang mahasiswa berinisial CA (25) harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka sayat di tangan setelah menjadi korban pengeroyokan brutal di SPBU Pertamina 34.341.08, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
Ironisnya, insiden ini terjadi hanya karena ia merekam dan mempertanyakan dugaan praktik pengecoran BBM yang merugikan banyak pihak.
Kejadian menegangkan ini terkuak setelah Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar meringkus satu dari empat pelaku.
AH (55), warga Dusun II, Kampung Terbanggi Besar, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara tiga pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Peristiwa ini bermula saat Sabtu sore, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, CA bersama ibunya dalam perjalanan dari Tulang Bawang menuju Bandar Lampung.
Mereka mampir ke SPBU Terbanggi Besar untuk mengisi solar. Antrean panjang membuat CA gerah. Merasa ada yang tidak beres karena antrean tak kunjung bergerak, CA dan ibunya memutuskan turun dari mobil.
Melihat kondisi di lokasi pengisian, CA curiga. Ia pun memberanikan diri merekam situasi dengan ponselnya sambil melontarkan pertanyaan yang memicu amarah sekelompok orang.
"Kok lama? Kalian sedang mengecor, ya?" ujar CA, seperti ditirukan oleh Kapolsek Terbanggi Besar, AKP Dailami.
Seketika, situasi berubah mencekam. Sekelompok orang yang diduga tengah melakukan pengecoran langsung menghampiri CA, memaksa merampas ponselnya. Perebutan tak terhindarkan.
Baca Juga: Viral Video Polisi Diduga Bongkar Muat Rokok Ilegal, Polres Lampung Tengah Angkat Bicara
Hingga akhirnya, ponsel korban berhasil direbut paksa. Tidak tinggal diam, CA berusaha mengejar ponselnya. Namun, usahanya dihentikan paksa.
"Salah satu dari mereka langsung memukul korban, yang kemudian memicu aksi pengeroyokan," jelas AKP Dailami. CA pun tumbang, mengalami luka sayat di telapak tangan kiri. Ibunya yang menyaksikan kejadian mengerikan itu sontak melaporkannya ke Polsek Terbanggi Besar.
Merespons laporan tersebut, Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar sigap melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bukti penting. Dari rekaman tersebut, identitas para pelaku berhasil teridentifikasi.
"Satu pelaku berhasil kami amankan, sedangkan tiga lainnya masih kami kejar. Rekaman CCTV dan ponsel korban sudah kami amankan sebagai barang bukti," terang Kapolsek.
Tersangka AH kini mendekam di Mapolsek Terbanggi Besar dan akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun enam bulan.
AKP Dailami tak main-main. Ia mengimbau tiga pelaku lainnya yang masih buron untuk segera menyerahkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah