SuaraLampung.id - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan keterlibatan oknum berseragam polisi dalam aktivitas bongkar muat rokok ilegal di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, sempat memicu perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Menyikapi hal itu, Polres Lampung Tengah memberikan klarifikasi resmi sekaligus menegaskan komitmen menjaga integritas institusi.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Devrat Aolia Arfan, menjelaskan bahwa peristiwa yang terekam memang terjadi di sebuah gudang di kawasan Lingkar Barat, Kampung Adijaya.
Namun, hasil penelusuran awal menunjukkan gudang tersebut bukan lokasi khusus distribusi rokok, melainkan tempat bongkar muat barang umum.
“Saat personel mendatangi lokasi, gudang dalam keadaan kosong dan tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan,” jelas Devrat kepada awak media, Selasa (26/8/2025).
Sebagai tindak lanjut, Polres Lampung Tengah melakukan penyelidikan lebih dalam dengan menggandeng Bea Cukai serta Ditreskrimsus Polda Lampung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, Sipropam Polres Lampung Tengah juga turut menelusuri sosok berseragam polisi dalam video yang beredar. Penyelidikan internal dilakukan guna memastikan apa peran yang bersangkutan dan apakah ada indikasi pelanggaran disiplin.
“Kami tetap berkomitmen menjaga integritas dan akan menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang secara profesional dan transparan,” tegas Devrat.
Ia menambahkan, kerja sama masyarakat dan media dalam memberikan informasi sangat diapresiasi, namun publik diimbau untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil penyelidikan tuntas.
Baca Juga: Sarang Narkoba Komering Putih Digerebek: Polisi Bakar 'Gubuk Sabu'
Kasus ini menunjukkan pentingnya keterbukaan aparat penegak hukum dalam menghadapi isu publik. Respons cepat Polres Lampung Tengah sekaligus menjadi ujian bagi institusi kepolisian dalam menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
Berita Terkait
-
Sarang Narkoba Komering Putih Digerebek: Polisi Bakar 'Gubuk Sabu'
-
Tragedi Jembatan Anoman Lampung Tengah: Pria Ditemukan Gantung Diri
-
Pengurus Ponpes di Lampung Tengah Bejat! Santriwati Dicabuli di Dalam Musala
-
Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp1,6 Miliar Digagalkan di Lampung! Siapa Dalangnya?
-
Amarah Suami Meledak di Kontrakan Lampung Tengah, Tampar Istri 3 Kali Kini Ditahan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas