SuaraLampung.id - Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Peribahasa ini agaknya menjadi penutup kisah pelarian RE (22), seorang pemuda yang telah dua tahun hidup sebagai buronan.
Jejak kejahatannya yang telah lama dingin akhirnya terendus oleh Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Satreskrim Polres Way Kanan, mengakhiri petualangannya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan kekerasan (curas).
RE tak berkutik saat disergap di tempat persembunyiannya di Kampung Gunung Sangkaran, Blambangan Umpu pada Senin, 25 Agustus 2025. Penangkapan ini menjadi jawaban atas doa dan laporan seorang karyawati PNM Mekar yang menjadi korbannya di penghujung tahun 2023 silam.
Kisah kelam ini bermula pada senja hari, Selasa, 12 Desember 2023. Korban, Anas Tasiya Khoirun Nisa, seorang Account Officer (AO) PT. Pemodalan Nasional Madani (PNM) Mekar, baru saja menyelesaikan tugas mulianya.
Dengan sepeda motor Honda Beat merahnya, ia pulang setelah menagih angsuran dari para nasabah, para ibu pelaku usaha mikro di Kampung Panca Negeri.
Di dalam tas ransel hitamnya, tersimpan amanah besar: uang angsuran nasabah sebesar Rp 32.210.000. Tak hanya itu, di dalam tas yang sama juga terdapat ponsel Samsung A13, dompet berisi uang pribadi Rp 600.000, dan kartu-kartu penting lainnya.
Namun, saat melintasi jalan umum yang sepi di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, mimpi buruk itu terjadi.
"Modusnya pelaku berjumlah tiga orang datang dari arah belakang dengan mengendarai satu unit sepeda motor honda beat warna silver tanpa NO.POL yang berbocengan tiga langsung menghadang korban," terang Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Sigit Barazili.
Aksi brutal itu berlangsung cepat. Dua pelaku turun, tanpa basa-basi langsung menarik paksa tas ransel korban hingga talinya putus. Dalam sekejap, komplotan bandit itu kabur, meninggalkan Anas dalam keterkejutan dan kerugian total yang ditaksir mencapai Rp 35.410.000.
Baca Juga: Ayah Tiri di Way Kanan Tega Jadikan Anak 15 Tahun Budak Nafsu Sejak 2022
Pada Senin, 4 Agustus 2025, secercah cahaya keadilan muncul. Tim TEKAB 308 Presisi Satreskrim Polres Way Kanan menerima informasi berharga dari warga yang mencium keberadaan sang DPO.
Bertindak atas 'nyanyian' warga tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan senyap. Tanpa butuh waktu lama, persembunyian target di Kampung Gunung Sangkaran berhasil diidentifikasi.
"Petugas melakukan penyelidikan dengan menuju ke tempat persembunyian target dan berhasil mengamankan tersangka RE tanpa disertai perlawanan," jelas AKP Sigit.
Kini, RE harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia digelandang ke Mako Satreskrim Polres Way Kanan dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
"Yang bersangkutan dikenakan pasal 365 KUHP dengan hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun,” ungkap Kasat Reskrim.
Berita Terkait
-
Ayah Tiri di Way Kanan Tega Jadikan Anak 15 Tahun Budak Nafsu Sejak 2022
-
Motif Pilu di Balik Pembunuhan Karyawati Warung Sate di Lampung Utara
-
Kopda Bazarsah Divonis Mati! Tembak 3 Polisi di Arena Judi Sabung Ayam Way Kanan
-
Vonis Pengelola Judi Sabung Ayam yang Tewaskan 3 Polisi di Way Kanan: Segini Hukumannya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Misi Besar Menyulap Lampung Menjadi Raksasa Ekonomi Syariah Sumatera
-
Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI
-
Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi