SuaraLampung.id - Tabir misteri yang menyelimuti kematian tragis DJS (23), seorang karyawati warung sate di Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara, akhirnya tersingkap.
Hanya dalam waktu tiga hari, tim gabungan Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Lampung Utara yang di-backup oleh Tekab 308 Presisi Polda Lampung berhasil meringkus pelaku di balik aksi keji yang terjadi pada Jum'at (8/8/2025) lalu.
Pelaku, yang diidentifikasi berinisial RRD, seorang pemuda berusia 19 tahun, ditangkap dalam pelariannya. Ironisnya, motif di balik rangkaian perbuatan sadis mulai dari pencurian, pemerkosaan, hingga pembunuhan ini ternyata dipicu oleh hal sepele: ketakutan aksinya mencuri uang kotak amal di warung tersebut terbongkar.
Detik-Detik Penangkapan Pelaku di Perkebunan Tebu
Upaya pelarian RRD, warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Bunga Mayang, berakhir di areal kebun tebu PT. BMM, Kampung Negeri Besar, Kecamatan Negeri Basar, Way Kanan. Keberadaannya terendus oleh tim gabungan yang tanpa lelah melakukan pengejaran.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Apfryadi Pratama, penangkapan tersebut tidak berjalan mulus. Pelaku yang menyadari kedatangan petugas mencoba melakukan perlawanan dan berusaha kabur dari sergapan.
"Karena mencoba berusaha melarikan diri saat akan ditangkap, maka petugas memberikan tindakan tegas terukur pada kaki kakanya," kata Apfryadi.
Tindakan tegas tersebut berhasil melumpuhkan pelaku, yang kemudian segera diamankan untuk pemeriksaan intensif.
Dari tangan RRD, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial yang menguatkan perbuatannya, termasuk pakaian korban dengan bercak darah, sarung bantal, kain sprei, serta uang tunai Rp 150 ribu milik korban.
Baca Juga: Tragedi Warung Sate: Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Luka Mengerikan di Lampung Utara
Selain itu, satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dan sebilah senjata tajam jenis badik milik pelaku juga diamankan.
Kronologi Keji: Pengintaian, Eksekusi, dan Motif Mengejutkan
Dalam Konferensi Pers yang digelar di Halaman Mapolres Lampung Utara, Senin (11/8/2025), Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan membeberkan hasil kerja cepat timnya.
"Alhamdulilah selama tiga hari kasus ini dapat diungkap dan kini pelaku telah diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Yohanis dan Kasat Reskrim AKP Apfryadi.
Kasat Reskrim AKP Apfryadi Pratama kemudian menjelaskan secara rinci modus operandi dan motif pelaku yang terbilang nekat. Semua berawal dari niat RRD untuk mencuri uang dari kotak amal yang ada di warung sate tempat korban bekerja.
Pelaku ternyata sudah melakukan pengintaian sehari sebelumnya, mengawasi situasi dan melihat adanya uang di dalam kotak amal warung.
Berita Terkait
-
Tragedi Warung Sate: Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Luka Mengerikan di Lampung Utara
-
Kisah Cinta Tragis Buruh dan Janda Berakhir Maut di Gudang Bulog Lampung
-
Polda Buru Pelaku Pembakaran Rumah Eksekutor Pegawai Koperasi di Natar
-
Viral Video Diduga Napi Lapas Kotabumi Pesta Sabu, Kanwil Ditjenpas Turun Tangan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas