SuaraLampung.id - Bomber anyar Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ilija Spasojevic, yang sudah tidak sabar untuk menggetarkan Stadion Sumpah Pemuda, PKOR, Way Halim.
Bhayangkara FC baru akan menggelar laga kandang perdananya pada 16 Agustus 2025 mendatang melawan PSM Makassar.
PSM merupakan klub yang pernah Spasojevic bela dan turut membesarkan namanya. Ini bukan sekadar pertandingan, melainkan sebuah ujian profesionalisme dan mental bagi sang penyerang haus gol.
Sejak memutuskan berlabuh bersama The Guardians versi Lampung, ia mengaku merasakan atmosfer dukungan yang belum pernah ia alami sebelumnya, bahkan ketika ia berhasil membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 pada 2017.
"Saya sangat senang dan bersemangat, atas sambutan dukungan yang luar biasa dari masyarakat Lampung. Dengan semangat ini, saya sudah tidak sabar untuk bermain di Lampung," kata Ilija Spasojevic dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Jumat (1/8/2025).
Sambutan hangat ini menjadi energi positif yang krusial, terutama saat ia harus menavigasi laga sulit melawan Juku Eja. Spaso tak menampik bahwa pertandingan ini akan menjadi momen yang berat secara personal.
Janji Kemenangan di Tengah Laga Emosional
Menghadapi mantan klub selalu membawa dilema tersendiri bagi seorang pesepakbola profesional. Ada kenangan dan hubungan yang terjalin, namun loyalitas kini telah berpindah.
Spasojevic mengakui tantangan tersebut, namun ia menegaskan bahwa fokusnya seratus persen untuk kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Baca Juga: Lampung Siap Gemparkan Sepak Bola Indonesia: Stadion Internasional Segera Hadir
Soal pertandingan kandang perdana melawan PSM Makassar, Spasojevic mengakui, pertandingan tersebut sangat sulit bagi dirinya, karena harus menghadapi mantan tim yang pernah dibelanya.
Namun, keraguan itu ia tepis dengan keyakinan penuh berkat dukungan masif yang ia rasakan dari masyarakat Lampung.
Baginya, gemuruh suara suporter dari tribun Stadion Sumpah Pemuda akan menjadi pemain ke-12 yang melumpuhkan lawan, siapapun itu. Ia pun memasang target personal yang tinggi untuk membuktikan komitmennya.
"Saya yakin dengan dukungan penuh akan menang. Target saya pribadi, tentu aja mencetak banyak gol dan membantu tim untuk bisa meraih kemenangan," ujar Spasojevic.
Optimisme Spaso bukan tanpa dasar. Ia melihat kekuatan skuad Bhayangkara Presisi Lampung FC musim ini sangat menjanjikan.
Komposisi tim yang diisi oleh pemain lokal berpengalaman yang pernah malang melintang di Liga 1, ditambah dengan kehadiran 10 pemain asing berkualitas dan jajaran staf kepelatihan yang mumpuni, membuatnya yakin tim ini bisa berbicara banyak.
Berita Terkait
-
Lampung Siap Gemparkan Sepak Bola Indonesia: Stadion Internasional Segera Hadir
-
Paul Munster Terguncang Sambutan Suporter Bhayangkara FC, Janjikan DNA Baru Penuh Serangan!
-
Bhayangkara FC Pindah ke Lampung: Menpora Ungkap Dampak Dahsyat Bagi Sepak Bola Nasional
-
Daftar 46 Pemain Bhayangkara FC yang akan Berlaga di Liga Super 2025/2026
-
Bhayangkara Lampung Perkenalkan Skuat Liga Super: 10 Pemain Asing Siap Guncang Lapangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus