SuaraLampung.id - Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, secara resmi memperkenalkan skuatnya yang berjumlah 46 pemain untuk mengarungi Indonesia Super League Liga 1 Indonesia musim 2025-2026, Senin (28/7/2025) malam di Stadion Sumpah Pemuda.
Peluncuran skuat Bhayangkara FC dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Chief Eksekutif Officer (CEO) Bhayangkara Presisi Lampung FC, Irjen Agus Suryo Nugroho mengatakan, total ada 46 pemain yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat Lampung, yang akan membela tim berjuluk The Guardian.
"Total ada 46 pemain, dengan rincian 10 pemain asing dan 36 pemain lokal. Ini berasal dari latar belakang Polri maupun masyarakat sipil, bahkan ada dari Lampung," kata Irjen Agus Suryo Nugroho dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Dengan perpaduan kekuatan rata-rata bertabur pemain bintang Timnas Indonesia diberbagai macam kelompok umur, Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC siap mengukir sejarah baru di kancah sepakbola nasional.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Bhayangkara FC menjadi keluarga besar baru bagi masyarakat Provinsi Lampung.
"Dengan diresmikannya rumah baru (homebase) ini artinya Bhayangkara FC menjadi keluarga baru, keluarga besar masyarakat Lampung," kata Kapolri usai peresmian tim, stadion dan baju tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, Senin (28/7/2025) dikutip dari ANTARA.
Ia mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang telah membangun, merenovasi dan memperbaiki stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim yang akhirnya bisa digunakan untuk pertandingan liga satu, atau liga super.
"Ada dua lapangan yang jasanya digunakan Bhayangkara, satu untuk pertandingan di Sumpah Pemuda PKOR Way Halim dan latihan di Stadion Pahoman," kata dia.
Baca Juga: Bhayangkara Lampung Perkenalkan Skuat Liga Super: 10 Pemain Asing Siap Guncang Lapangan
Tentunya, lanjut Listyo Sigit, dengan homebase, tim dan baju tim yang baru, ini dapat menjadi semangat bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk masuk ke klasemen atas di liga satu.
"Saya juga harap sepakbola Indonesia dapat berjalan dengan baik. Jaga persatuan antarklub dan suporter sehingga kita bisa membangun dan menciptakan sepakbola Indonesia yang tertib dan jauh lebih baik lagi," katanya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo yang hadir pada kegiatan tersebut menyambut baik Bhayangkara FC bisa kembali lagi tampil di Liga Satu Indonesia.
"Tapi seperti yang kita lihat Bhayangkara masuk ke Lampung dan ini adalah wilayah baru bagi tim mereka. Ini juga yang kami harapkan di sektor olahraga adanya pemerataan dengan hadirnya Bhayangkara Presisi Lampung akan menambah jangkauan dari olahraga sepakbola itu sendiri," kata dia.
Menurut Dito, ke depan, Bhayangkara dapat menjadi wadah bagi anggota Polri ataupun masyarakat Lampung untuk mencetak dan menggodok talenta-talenta sepakbola muda di provinsi ini.
"Kami harapkan adanya pembinaan yang nantinya mereka bisa memperkuat tim nasional, yang sudah jelas ada beberapa pemain di sana (timnas) yang diperkuat dari tim Bhayangkara," kata dia.
Berita Terkait
-
Bhayangkara Lampung Perkenalkan Skuat Liga Super: 10 Pemain Asing Siap Guncang Lapangan
-
Stadion Sumpah Pemuda Resmi Jadi Kandang Bhayangkara FC, Mimpi Publik Lampung Terwujud
-
Stadion Sumpah Pemuda 'Diperiksa' Tim Mabes Polri Jelang Liga Super 2025, Ada Apa?
-
Bintang S-League Merapat ke Lampung! Bhayangkara FC Datangkan Mesin Gol Dejan Racic
-
5 Hari Lagi, Intip Persiapan Launching Bhayangkara FC yang Sudah 90 Persen
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar