SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meminta kepada perusahaan-perusahaan di kota itu dapat berkontribusi menjaga fasilitas terutama jalan yang dipakai dalam menjalankan usahanya.
"Kami tidak minta kontribusi berlebihan, namun berharap mereka menjalankan kewajiban dan menjaga fasilitas umum yang digunakan," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, banyak jalan di kota ini rusak akibat banyak truk-truk besar dengan muatan yang melintasinya, sehingga mereka memang harus bersama-sama bertanggung jawab.
"Kami tidak minta yang macam-macam. Cukup jalankan kewajiban dan jaga jalan yang mereka gunakan," kata dia.
Wali Kota Bandar Lampung itu pun menyampaikan bahwa saat ini pemkot terus mempercepat proses perbaikan jalan di sejumlah titik strategis dengan di cor agar lebih kuat dan tahan lama.
"Hingga saat ini, sudah empat titik jalan yang selesai di cor dari total 15 titik yang direncanakan. Kami targetkan seluruh titik pengecoran jalan dapat diselesaikan secepatnya," kata dia.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat penting untuk kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk kendaraan besar seperti truk.
*Jika jalan rusak, distribusi barang dan mobilitas warga bisa terganggu. Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah Jalan Tirtayasa. Kondisinya disebut sudah sangat memprihatinkan akibat sering dilalui truk-truk besar dengan muatan berlebih," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Rp100 Juta Per Kelurahan! Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung untuk Penguatan UMKM
Berita Terkait
-
Rp100 Juta Per Kelurahan! Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung untuk Penguatan UMKM
-
Korupsi SPAM Bandar Lampung: Satu Terpidana Lunasi Kerugian Negara
-
Kepala Balita Terjepit Kaleng Biskuit, Ini Cara Damkar Bandar Lampung Melepasnya
-
Grand Jam Saburai Bikin Arus Lalu Lintas Berubah! Simak Rute Alternatifnya
-
Rp6,8 Miliar Narkoba Dimusnahkan, Polresta Bandar Lampung Selamatkan 63 Ribu Nyawa
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas