SuaraLampung.id - Universitas Lampung (Unila) membuka pendaftaran tambahan bagi program studi (prodi) yang tingkat keterisiannya masih di bawah 50 persen setelah menerima surat resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Wakil Rektor I Universitas Lampung Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono mengatakan ini merupakan respons cepat terhadap kebijakan dari pemerintah pusat yang mengizinkan perguruan tinggi membuka gelombang penerimaan baru untuk mengisi prodi-prodi dengan daya tampung rendah.
Ia mengatakan terdapat enam prodi yang dibuka kembali dalam gelombang ini, yakni Bahasa Prancis, Teknik Survei dan Pemetaan, Teknologi Rekayasa Otomotif, Ilmu Komputer PSBKU Way Kanan, Akuntansi D3 PSBKU Way Kanan serta Perbankan dan Keuangan D3 PSBKU Lampung.
"Pendaftaran pada gelombang kedua ini dimulai sejak 21–26 Juli mendatang," kata Suripto.
Ia mengatakan bahwa proses seleksi pada penerimaan mahasiswa baru gelombang kedua ini akan mengakomodasi berbagai jalur sebelumnya, seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), jalur mandiri (Semanila), hingga nilai rapor.
"Peserta yang belum mengikuti ketiga jalur sebelumnya tetap bisa mendaftar menggunakan nilai rapor semester 1–6, dan sistem akan otomatis memilih nilai tertinggi," kata dia.
Namun begitu, lanjut Suripto, dalam penerimaan mahasiswa baru gelombang kedua ini, Unila tetap memperhatikan rasio ideal dosen dan mahasiswa sesuai ketentuan SN-DIKTI, yakni maksimal 1:26.
"Hal ini agar tidak mengorbankan kualitas, karena salah satu syarat utama menuju akreditasi unggul,” kata dia.
Terima 1.426 mahasiswa baru
Baca Juga: Kematian Pratama Wijaya Kusuma, Dugaan Kekerasan di Balik Diksar Mahapel Unila
Unila menerima sebanyak 1.426 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) Tahun 2025 dari total pendaftar 2.761 orang.
"Dari total pendaftar tersebut yang hadir saat ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebanyak 2.470 orang dan jika dibandingkan dengan kuota yang tersedia, persaingannya 1 banding 4,” kata Wakil Rektor I Universitas Lampung Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono.
Dia juga mengatakan bahwa Simanila 2025 terbagi dalam beberapa jalur dengan ujian tulis menjadi yang paling banyak diminati dengan 1.805 orang pendaftar, afirmasi prestasi khusus 72 pendaftar, afirmasi PMPAP 867 pendaftar.
"Lalu Afirmasi Anak Dosen/Tenaga Kependidikan 17 pendaftar, Studi Lanjut D3 ke S1 20 pendaftar, dan Jalur Kelas Internasional FEB tidak ada pendaftar," kata dia.
Suripto mengatakan beberapa program studi favorit masih menjadi magnet utama calon mahasiswa. Di antaranya adalah S1 Ilmu Hukum, S1 Kedokteran, S1 Manajemen, D3 Perpajakan, S1 Ilmu Pemerintahan, S1 Farmasi, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Administrasi Bisnis, D3 Akuntansi, dan D3 Teknik Sipil.
"Nilai tertinggi pada UTBK Simanila 2025 mencapai 783,8929, dengan rata-rata nilai peserta sebesar 552,9674," kata dia.
Berita Terkait
-
Kematian Pratama Wijaya Kusuma, Dugaan Kekerasan di Balik Diksar Mahapel Unila
-
Unila Buka 10.000 Kuota Mahasiswa Baru 2025, Cek Jalur dan Persentasenya
-
Kabar Gembira! Unila Buka Prodi S1 Gizi, Atasi Stunting dan Obesitas di Lampung
-
RSPTN Unila, RS Pendidikan Riset Pertama di Sumatera, Ditarget Beroperasi 2026
-
Unila Kukuhkan 14 Guru Besar, Ini Nama-namanya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru