SuaraLampung.id - Polres Lampung selatan melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad pria anonim. Saat ini jasad tersebut telah dievakuasi ke RS Bob Bazar untuk proses autopsi.
Penemuan mayat menghebohkan warga Dusun Karang Rejo Desa Talang Jawa, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (14/3/2025) pukul 10.00.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan di Aliran Sungai Way Sulan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengatakan jasad pria tersebut ditemukan oleh warga setempat saat akan berkebun.
"Pagi tadi Polsek Merbau Mataram Polres Lampung Selatan mendapatkan laporan masyarakat terkait ditemukan jasad di aliran Sungai Way Sulan. Dari laporan itu kemudian tim mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jasad anonim tersebut," katanya.
Saat ini kata Yuni, jasad dengan kelamin pria ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk dilakukan proses autopsi.
"Sudah dibawa ke rumah sakit pagi tadi untuk dilakukan proses autopsi," ungkapnya.
Adapun kronologi penemuan jasad tersebut menurut Yuni berawal dari hari Kamis lalu dimana warga melihat jasad yang dikira hewan.
"Awalnya itu di hari Kamis warga telah melihat sosok tersebut, namun warga berpikir itu hanya bangkai hewan. Namun hari ini tubuh korban ini berada di pinggir sungai sehingga salah satu warga yang ingin berkebun melihat dan rupanya jasad manusia," bebernya.
Baca Juga: Fakta Lengkap Penemuan Bayi di Ponpes Babul Hikmah Kalianda: Kronologi hingga Nasib Bayi dan Ibunya
Atas temuan tersebut, saksi melaporkan ke pihak kepolisian dan dilakukan proses evakuasi serta olah TKP di lokasi kejadian.
Adapun ciri-ciri pakaian korban saat ditemukan yakni mengenakan celana jeans warna coklat serta mempunyai dompet warna coklat berisi kartu travel bintang mas dan catatan catatan tulisan tangan yang tidak terbaca.
Penemuan Mayat di Sidomulyo
Sebelumnya sesosok mayat ditemukan di Muara Sungai Pantai Keramat, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Senin (27/1/2025).
Kapolsek Sidomulyo Iptu Sugianto mengatakan mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB oleh seorang pemancing bernama Hamzah.
“Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja biru tua bermerek "3Second" tanpa celana, diperkirakan berusia 40–50 tahun, dan berada dalam kondisi pembusukan dengan wajah membengkak dan kulit mengelupas,” ujarnya.
Dilihat dari kondisi mayat, Sugianto memperkirakan korban sudah meninggal 4–5 hari sebelumnya. Petugas sempat melakukan pencocokan sidik jari menggunakan alat IPS (Inafis Portable System) namun gagal karena kondisi jari korban yang rusak.
Sugianto mengatakan, saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit BOB Bazar Kalianda. Ia mengimbatu masyarakat untuk melapor jika ada anggota keluarganya yang hilang.
“Kami mengharapkan keluarga atau kerabat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut segera menghubungi kami,” ujar Sugianto.
Hamzah, saksi mata, mengaku kaget dan segera melaporkan penemuan ini kepada pihak berwenang. Warga setempat juga berharap agar kejadian ini dapat segera diungkap guna mengurangi keresahan.
Langkah evakuasi dan penyelidikan oleh pihak kepolisian dilakukan untuk mencari tahu penyebab kematian korban.
Proses identifikasi yang melibatkan masyarakat mencerminkan pentingnya kerja sama antara aparat dan warga untuk mengungkap identitas korban.
Kasus penemuan mayat juga terjadi di aliran sungai Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis (23/1/25) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mayat tersebut diketahui bernama Elizar Jhon Als Jhon (70) warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Kasi Humas Polres Lampung Tengah Iptu Tohid Suharsono mengatakan, pihak keluarga telah memastikan jenazah tersebut adalah Jhon.
"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima peristiwa ini sebagai musibah," ujar Tohid, Sabtu (25/1/2025).
Menurut dia, pihak keluarga meminta agar jenazah segera dibawa pulang untuk dimakamkan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit pikun.
Berita Terkait
-
Fakta Lengkap Penemuan Bayi di Ponpes Babul Hikmah Kalianda: Kronologi hingga Nasib Bayi dan Ibunya
-
Pengembangan Wisata Pulau Sebesi, Banda Neira-nya Lampung
-
Brutal! Geng Remaja Serang Perumahan di Lampung Selatan, Korban Luka-luka dan Kendaraan Rusak
-
Sindikat Curanmor Beraksi di 32 TKP di Lampung Selatan Digulung
-
Stok Beras Lampung Selatan Aman Hingga Lebaran 2025
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
3 Hari Saja! Promo Alfamart Sambut Ramadhan 2026, Kurma hingga Sirup Diskon Besar
-
BRI Debit FC Barcelona, Sinergi Dua Institusi Berbasis Komunitas
-
Detik-Detik Angin Kencang Hantam Rejosari, 7 Fakta 30 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi