SuaraLampung.id - Tim gabungan Polres Lampung Selatan menggulung sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di 32 lokasi berbeda.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menuturkan pihaknya menangkap empat tersangka yang tergabung dalam jaringan curanmor.
Para tersangka adalah SH (19), BA (21), JA (21), dan J (17). Keempatnya merupakan warga Desa Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.
Sindikat ini dikenal sebagai kelompok curanmor modus merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Mereka menyasar kendaraan yang terparkir di halaman rumah, kantor, dan tempat umum lainnya.
Salah satu korban adalah Nabila Ria Sari (25), yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy senilai Rp 23 juta di depan kantor PT. Mandala Multi Finance, Kalianda.
"Sindikat ini telah beroperasi sejak tahun 2024 dengan total 32 lokasi pencurian di Kalianda, Penengahan, dan Sragi," ujar Yusriandi Yusrin, Sabtu (1/3/2025).
Kasus ini terungkap ketika anggota Tim Sikat Rajabasa mencurigai dua pria yang mondar-mandir di Desa Kedaton, Kalianda. Terjadi kejar-kejaran hingga salah satu pelaku menabrak kendaraan warga lalu ditangkap.
Polisi mengembangkan penyelidikan hingga ke Labuhan Maringgai dan menangkap tiga pelaku lainnya.
Dalam operasi ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk enam unit sepeda motor berbagai merek seperti Honda Beat, Honda Scoopy, Honda PCX, Kawasaki Ninja, Yamaha Vixion, dan Honda Revo.
Selain itu, ditemukan pula alat-alat yang digunakan dalam aksi pencurian, termasuk kunci T dan obeng yang digunakan untuk membobol kunci kontak kendaraan korban.
Baca Juga: Stok Beras Lampung Selatan Aman Hingga Lebaran 2025
Kapolres Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam memarkir kendaraannya serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
"Kami akan terus melakukan pengembangan kasus ini agar jaringan sindikat ini bisa diberantas sampai ke akarnya," tegas Kapolres.
Berita Terkait
-
Stok Beras Lampung Selatan Aman Hingga Lebaran 2025
-
Dibuntuti dari Way Halim, Pemotor Nyaris Jadi Korban Begal di Jati Agung
-
Hujan Deras! 2 Desa di Jati Agung Lampung Selatan Terendam Banjir
-
Banjir Bandang Lampung Selatan: Rumah Hanyut Tak Berbekas, Puluhan Ambruk
-
Bobol Kontrakan, 2 Pencuri Motor di Tulang Bawang Diringkus, Senpi Ilegal Jadi Barang Bukti
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif