SuaraLampung.id - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Kabupaten Lampung Selatan memastikan stok beras cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan suci Ramadhan hingga Lebaran tahun 2025.
Kepala Perum Bulog Kabupaten Lampung Selatan, Nurmulyati Syahroni mengatakan ketersediaan beras di gudang saat ini mencapai sebanyak 3.000 ton dan sangat aman untuk kebutuhan masyarakat.
"Stok beras 3.000 ton yang dipersiapkan untuk tiga bulan ke depan berada di dua gudang penyimpanan yakni di Kedaton dan Baktirasa," kata dia.
Nurmulyati menjelaskan hingga saat ini pihaknya tengah mempersiapkan strategi pengelolaan stok jagung dan sembako, untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Lampung Selatan.
"Kami sedang menyiapkan lokasi gudang penampungan jagung serta pabrik yang berdekatan untuk mendukung kelancaran distribusi. Sampai saat ini, kami telah menginventarisasi lima opsi lokasi untuk penampungan tersebut," ucapnya.
Tidak hanya stok dan harga beras, menurutnya kebutuhan bahan pokok lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng juga tidak luput dalam pemantauan guna memastikan harga tetap stabil di pasar.
Oleh karena itu, pihaknya bersama pemerintah daerah Lampung Selatan terus melakukan langkah-langkah proaktif yang diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Untuk diketahui, berikut adalah beberapa harga kebutuhan bahan pokok terkini di Kabupaten Lampung Selatan seperti beras kualitas biasa Rp12.000/kg, dan beras kualitas bagus Rp15.000/kg.
Kemudian komoditas lainnya seperti gula pasir Rp16.500/kg, minyak goreng curah Rp18.000/kg, daging ayam Rp41.500/kg, telur ayam Rp28.000/kg dan cabai rawit Rp60.000/kg. (ANTARA)
Baca Juga: Jalan Rusak di Tol Bakter Dibenahi Jelang Mudik Lebaran 2025
Berita Terkait
-
Jalan Rusak di Tol Bakter Dibenahi Jelang Mudik Lebaran 2025
-
Dibuntuti dari Way Halim, Pemotor Nyaris Jadi Korban Begal di Jati Agung
-
6 Rest Area Tol Bakter Disiapkan Antisipasi Macet Parah Saat Mudik Lebaran 2025
-
Hujan Deras! 2 Desa di Jati Agung Lampung Selatan Terendam Banjir
-
Banjir Bandang Lampung Selatan: Rumah Hanyut Tak Berbekas, Puluhan Ambruk
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas