SuaraLampung.id - Sekelompok remaja bersenjata tajam menyerang warga di Perumahan Hartono, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (4/3/2025) pukul 10.40.
Kasat Samapta Polres Lampung Selatan, AKP Joni Maputra mengatakan sejumlah warga menjadi korban penyerangan kelompok tak dikenal tersebut.
"Beberapa orang mengalami luka memar dan lebam di bagian pinggang kanan belakang, kepala, serta pangkal betis. Selain itu, beberapa kendaraan juga mengalami kerusakan akibat tebasan parang," ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Beberapa saksi mata menyebutkan segerombolan remaja datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang tanpa alasan yang jelas.
Berdasarkan penyelidikan awal, kejadian ini diduga berawal dari perselisihan antar kelompok remaja yang sebelumnya sudah memiliki konflik di media sosial.
"Para pelaku kemudian nekat melakukan penyerangan fisik sebagai bentuk balas dendam," kata AKP Joni Maputra.
Akibat kejadian ini, beberapa korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis, sementara kepolisian masih melakukan pencarian terhadap para pelaku.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Sat Samapta melakukan identifikasi terhadap saksi-saksi dan melakukan penyisiran di sekitar kompleks Perumahan Hartono.
Dalam upaya pengungkapan kasus, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, pakaian korban yang berlumuran darah, serta pecahan kendaraan yang rusak akibat sabetan senjata tajam.
Baca Juga: Sindikat Curanmor Beraksi di 32 TKP di Lampung Selatan Digulung
Selain itu, petugas Sat Samapta juga melakukan patroli intensif di sekitar Perumahan Hartono guna mencegah aksi susulan.
Pemeriksaan terhadap remaja yang melintas dalam kelompok besar juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Polres Lampung Selatan memastikan akan menindak tegas para pelaku guna memberikan efek jera dan menjaga ketertiban masyarakat terutama di bulan Ramadhan ini.
Berita Terkait
-
Sindikat Curanmor Beraksi di 32 TKP di Lampung Selatan Digulung
-
Stok Beras Lampung Selatan Aman Hingga Lebaran 2025
-
Dibuntuti dari Way Halim, Pemotor Nyaris Jadi Korban Begal di Jati Agung
-
Hujan Deras! 2 Desa di Jati Agung Lampung Selatan Terendam Banjir
-
Banjir Bandang Lampung Selatan: Rumah Hanyut Tak Berbekas, Puluhan Ambruk
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu