SuaraLampung.id - Video aparat kepolisian menggelar razia di Bukit Kemuning, Lampung Utara, diduga tidak sesuai aturan, viral di media sosial.
Video berdurasi 12 menit itu diunggah Youtubers dan Tiktokers asal Medan, Joniar Nainggolan. Dalam video itu terlihat aparat polisi menggelar razia kendaraan di persimpangan Tugu Payan Mas, Kotabumi.
Joniar yang sedang merekam aktivitas razia lalu dihampiri salah satu polisi Lalu Lintas yang menanyakan identitas Joniar.
"Razia yang diduga melanggar SOP di persimpangan persis. Mohon kepada Bapak Kapolri untuk menindak tegas oknum-oknum yang melanggar SOP melakukan razia persis di bundaran," ujar Joniar.
Menanggapi video tersebut, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, operasi lalu lintas yang dilakukan sudah sesuai prosedur.
"Kegiatan operasi lalu lintas yang sempat viral, perlu saya sampaikan, kegiatan oprasi tersebut sudah sesuai dengan aturan, " tegas Kapolres, Selasa (31/12/2024).
Dari Paminal dan Provos sudah melakukan pengecekan, semua sudah sesuai aturan baik, surat perintahnya sudah ada sudah jelas, perlengkapan dan peralatan sudah dan lain-lain ada.
"Intinya kita menggelar penertiban atau operasi razia tersebut tujuannya untuk menertibkan pelanggaran-pelanggar lalu lintas," ujarnya.
Apabila dari pelanggaran kita biarkan lanjut Kapolres, akan muncul kasus kecelakaan lalu lintas dan akan ada korban laka lantas.
Baca Juga: Antisipasi Cuaca Buruk, Tim Gabungan Siaga di Lokasi Wisata Lampung Saat Tahun Baru
"Kegiatan tersebut sudah sesuai aturan dan pelaksanaannya juga tidak sembunyi-sembunyi tetapi secara terang-terangan," terang Kapolres.
Sementara itu Waka Polres Lampung Utara Kompol Yohanis menambahkan, bahwasanya kegiatan razia tersebut sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP dan kegiatan tersebut dilaksanakan karena adanya permintaan dari satker terkait yaitu Dispenda dan Jasa Raharja.
"Pada saat pelaksanaan razia tersebut kami bersama dengan rekan-rekan Dispenda dan Jasa Raharja," jelasnya.
Berita Terkait
-
Antisipasi Cuaca Buruk, Tim Gabungan Siaga di Lokasi Wisata Lampung Saat Tahun Baru
-
Gara-Gara Langgar Kode Etik, 14 Polisi di Lampung Dipecat di 2024
-
Hoax Viral! BRI Tidak Terkena Serangan Ransomware
-
Berkedok Jual Jasa Keamanan, 13 Preman di Lampung Utara Peras Sopir Truk
-
Mau Liburan Nataru? Jangan Lupa Titip Kendaraan di Kantor Polisi Terdekat di Lampung
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa