SuaraLampung.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi di Provinsi Lampung pada November 2024 mencapai 1,50 persen secara tahunan.
Kepala BPS Lampung Atas Parlindungan Lubis mengatakan, inflasi pada bulan November 2024 dipengaruhi oleh beberapa kelompok.
Ia mengatakan kelompok penyumbang inflasi dengan andil inflasi cukup besar adalah dari kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,55 persen dan tingkat inflasi 1,70 persen.
Kedua adalah pakaian dan alas kaki dengan andil 0,19 persen dan inflasi 2,97 persen, kelompok kesehatan inflasinya sebesar 1,38 persen dan andil inflasi 0,03 persen.
Atas menjelaskan dari kelompok makanan, minuman dan tembakau ada lima komoditas dengan andil inflasi terbesar meliputi bawang merah sebesar 0,42 persen, lalu kopi bubuk dengan andil inflasi 0,30 persen.
Kemudian, sigaret kretek mesin 0,24 persen, bawang putih 0,18 persen dan minyak goreng 0,10 persen.
"Inflasi November bila dilihat berdasarkan bulan per bulan sebesar 0,42 persen. Dengan kelompok pengeluaran terbesar andil inflasinya adalah makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,35 persen," ucap dia.
Lima komoditas dengan andil inflasi terbesar bulan per bulan yaitu bawang merah sebesar 0,21 persen, tomat 0,09 persen, daging ayam ras 0,04 persen, bawang putih 0,03 persen dan jeruk 0,03 persen.
Tingkat inflasi yang terjadi di daerah perhitungan inflasi berdasarkan tahun per tahun yang terbesar terjadi di Kabupaten Mesuji dengan besaran 2,47 persen dan indeks harga konsumen sebesar 110,55, serta yang terendah terjadi di Kota Metro sebesar 1,09 persen dengan indeks harga konsumen 105,94.
Baca Juga: Penemuan Mayat di Natar: Misteri Pria Berkaos Hitam di Pos Sekuriti PT Lambang Jaya
Untuk Kabupaten Lampung Timur besaran inflasi tahunan sebesar 1,82 persen dengan indeks harga konsumen 109,80 dan Kota Bandar Lampung memiliki indeks harga konsumen 107,01 dengan inflasi tahunan 1,33 persen. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Penemuan Mayat di Natar: Misteri Pria Berkaos Hitam di Pos Sekuriti PT Lambang Jaya
-
Tingkat Partisipasi Rendah, Banyak Pemilih Muda Bandar Lampung Cuek di Pilkada Serentak 2024
-
Kenal di Tantan, Berakhir di Indekos: Kasus Oknum Brimob Lampung Setubuhi Gadis 16 Tahun
-
Gelombang Tinggi! BPBD Imbau Nelayan Lampung Selatan Tidak Melaut
-
Miris! Ribuan Burung Sumatera Diselundupkan via Tol Lampung
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
BRI Wujudkan Operasional Berkelanjutan Dengan Inspirasi Earth Hour
-
Lewat Program BRI Desa BRILiaN, Desa Tugu Selatan Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol