SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan menyiapkan stok pangan guna mendukung program andalan Presiden Prabowo Subianto, makan bergizi gratis.
Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin meminta organisasi perangkat daerah (OPD) ikut mendukung program makan bergizi gratis.
"Kepada OPD harus ikut serta mendukung penerapan program makan dan susu gratis. Dan menyiapkan langkah-langkah persiapan," ujar Samsudin, Jumat (1/11/2024).
Dalam upaya mendukung program makan bergizi gratis, menurut Samsudin, perlu dilakukan penyiapan stok pangan untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.
"Program ini akan menjadikan anak-anak sekolah, pondok pesantren, serta bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil sebagai sasaran pelaksanaan jadi perlu dukungan menjaga ketersediaan pasokan pangan," katanya.
Samsudin melanjutkan, makanan dan susu gratis tersebut menjadi salah satu dari delapan program Kabinet Merah Putih, sehingga pemerintah daerah harus mendukung.
"Mari bersama kita menjamin pelaksanaan program ini agar dapat berjalan dengan sebaik mungkin. Dan Lampung siap untuk menjalankan dan menyukseskan program ini," ucap dia.
Menurut Samsudin, organisasi perangkat daerah pun harus melakukan percepatan realisasi anggaran secara maksimal hingga akhir 2024.
"Percepatan pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing instansi bertujuan agar anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Sehingga berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung," katanya.
Baca Juga: Harga Bahan Makanan Naik, Inflasi Lampung Oktober 2024 Capai 1,94%
Dia juga meminta semua pihak untuk meningkatkan kinerja dan terus bersemangat dalam memacu program-program sebelum akhir tahun.
"Semangat untuk terus meningkatkan kinerja kita dalam merealisasikan program-program sampai akhir tahun dengan maksimal," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Harga Bahan Makanan Naik, Inflasi Lampung Oktober 2024 Capai 1,94%
-
Okupansi Hotel di Lampung Naik Signifikan pada September 2024
-
Ternyata Bukan Chiki! Ini Biang Keracunan Massal Siswa SD di Bandar Lampung
-
Guru Sekolah Islam Terpadu di Bandar Lampung Cabuli Murid, Tapi Tidak Ditahan
-
Beli Motor COD Hasil Curian, Nasib IRT di Lampung Tengah Berakhir di Penjara
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Likuiditas Terjaga dan NPL Rendah, Perbanas Nilai Perbankan Indonesia Tetap Sehat
-
Kunjungi BRI Consumer Expo 2026, Banyak Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan
-
Ribuan Jemaah Haji Lampung Tiba, 11 Nama Abadi di Tanah Suci
-
Jeratan Telegram Mahasiswa di Bandar Lampung: Rayu Gadis 16 Tahun dengan Iming-iming Makeup
-
Bocah 13 Tahun Ditebas Senjata Tajam di Metro, Pelaku Diringkus Polisi