"Tentunya saya harapkan adik-adik bisa membuat dan membuka lapangan kerja di tempat tinggalnya. Tapi jika tidak, bisa bergabung ke JHL Group. Dari Pak dosen dan Dekan bisa beri rekomendasi yang nanti akan diteruskan ke HRD (human resource department) kami," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Unila, Ayi Ahadiat menyambut penuh riang maksud dan tujuan dari JHL Foundation memberi beasiswa pada mahasiswa.
"Kolaborasi ini penting menjadi bagian yang dinilai dari proses akreditasi dan faktor penguat untuk Unila menjadi world class university," ucapnya dalam sambutan.
Ayi menjelaskan fakultas pertanian ini merupakan cikal bakal terbentuknya Universitas Lampung. Dia pun meyakini tantangan Indonesia ke depan di bidang pertanian dan peternakan akan terus meningkat.
"Di sisi itu kami yakin teknologi pertanian pun akan meningkat, juga ekonomi pertanian di Indonesia. Kami harap kehadiran JHL bisa membantu Unila untuk memperkuat posisi pertanian di Indonesia, karena kita selalu dikejar untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik," ungkapnya.
Selain itu, Ayi pun mengucapkan terima kasih kembali pada JHL Group yang memiliki program mencetak 1.000 sarjana pertanian dan peternakan. Misi mulia tersebut, sambungnya, bermanfaat untuk kesejahteraan bangsa Indonesia.
"Kami siap membantu dan memberi manfaat untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Terima kasih Pak Jerry, beserta JHL Foundation dengan terbuka kami siap mengimplementasikan kerja sama, dan dengan investasinya sekalian," tegasnya.
Senada diungkapkan oleh Dekan Fakultas Pertanian Unila, Kuswanta Futas Hidayat memberi apresiasi tinggi pada JHL Foundation yang telah menggelontorkan sedemikian banyak materi untuk mahasiswa Unila.
Bahkan, lanjut Kuswanta, Jerry Hermawan Lo adalah pengusaha pertama yang memberi banyak beasiswa ke Fakultas Pertanian Unila.
Baca Juga: Terungkap, Ini Pelaku dan Motif Penembakan Mahasiswa di Kantor Bawaslu Lampung
"Kami apresiasi dengan tinggi, baru yayasan ini yang menggelontorkan sedemikian banyak. Karena selama ini, banyak perusahaan kami lakukan kerja sama untuk beasiswa, tetapi tidak sebanyak yang diberikan oleh JHL, sekali lagi terima kasih Pak Jerry," ungkapnya.
Dia mengatakan di Fakultas Pertanian Unila ini terdiri dari 10 jurusan di bidang pertanian, peternakan hingga kelautan. Jumlah mahasiswanya ada lebih 6.000 orang.
Mayoritas mahasiswa pertanian berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Di mana keluarga mereka berasal dari desa dan orang tuanya bekerja sebagai petani.
"Sekaligus harapan yang lebih besar untuk memberikan beasiswa pada kami, mahasiswa kami banyak yang memerlukan uluran tangan agar mereka lancar menamatkan studinya di Unila," jelasnya
Kusmanta juga berpesan pada mahasiswa penerima beasiswa untuk berkomitmen menamatkan studinya tepat waktu, dan berkhidmat di bidang pertanian setelah lulus nanti.
"Bahwa kalian harus komit kalau sudah selesai dari Unila. Kalian bekerja di bidang pertanian. Dengan harapan itu mudah-mudahan kalian bisa menyumbangkan semua pemikiran dan ilmu yang dimiliki di daerah masing-masing," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus