"Banjir ini cepat naik, tapi cepat surut juga, hanya satu hingga dua jam, kami usulkan agar ada pelebaran dan pendalaman sungai sebagai solusi, serta pembangunan bendungan untuk penampungan air," ujar Laylatur Barokah.
Sementara itu di wilayah Kedaton, Abdul, salah seorang warga menyebutkan, ia turut merasa khawatir atas banjir yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari.
Meskipun pemerintah sudah melakukan beberapa upaya, namun menurutnya, penanganan banjir masih kurang efektif, karena air selalu naik ke jalan-jalan atau gang-gang saat musim hujan.
"Kami berharap, pemerintah melakukan gotong royong rutin untuk membersihkan selokan dan memperluas drainase agar banjir bisa diatasi dengan lebih baik," sebut Abdul.
Dengan semakin dekatnya pemilihan Wali Kota Bandar Lampung, warga yang terdampak banjir berharap para calon pemimpin tidak hanya sekadar memberikan janji manis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi banjir.
Mereka menginginkan infrastruktur yang lebih baik, drainase yang lebih efektif, serta perencanaan yang matang menjadi harapan besar mereka untuk masa depan yang lebih aman dan nyaman dari ancaman banjir.
Berita Terkait
-
Ini Aset Engsit Koruptor Jalan Ir Sutami yang Disita Kejari Bandar Lampung
-
Sering Nonton Film Dewasa Picu Remaja Pria Ini Cabuli Anak Lelaki di Bandar Lampung
-
Resmi Beroperasi, Ini Tata Cara Memperpanjang SIM di Drive Thru Pos Lantas Adipura
-
437 Kejadian Curanmor di Bandar Lampung di 2024, Ini Wilayah Rawannya
-
Over Kapasitas Sampah, Tanggul TPA Bakung Jebol
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
Lampung Memasuki Era Aging Population, Apa Itu?
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa