SuaraLampung.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menggelar razia kendaraan "Over Dimension Over Loading (ODOL)" pada 19-25 Agustus 2024.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, razia kendaraan ODOL difokuskan di Jembatan Timbang Way Urang, Kabupaten Lampung Selatan.
"Kegiatan razia kendaraan ODOL serentak yang dilaksanakan pada 19-25 Agustus 2024 secara nasional ini akan dilakukan juga di Lampung mulai hari ini dengan fokus di jembatan timbang," ujar Bambang Sumbogo, Senin (19/8/2024).
Ia mengatakan kegiatan penegakan hukum dan pengawasan angkutan barang kelebihan muatan dan kelebihan dimensi di Lampung akan difokuskan di Jembatan Timbang Way Urang yang berada di Kalianda, Lampung Selatan yang merupakan area strategis masuknya kendaraan menuju Pulau Sumatera dari Pulau Jawa.
"Penindakan nanti akan lebih ke arah over dimension dan over loading. Kalau yang kelebihan muatan akan diturunkan muatannya di lapangan penumpukan yang disediakan di sekitar Jembatan Timbang Way Urang," katanya.
Bambang menjelaskan nantinya saat ada kendaraan yang ditilang akibat kelebihan muatan, maka tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan sebelum muatannya ditransfer.
Menurut Bambang, sebenarnya kegiatan razia kendaraan ODOL serentak secara nasional ini selaras dengan yang pernah dilakukan pada Desember tahun lalu.
"Dan memang terkendala karena banyaknya angkutan batu bara, akan tetapi anggota dewan sudah bereaksi dan saat ini tengah menginisiasi peraturan daerah tentang pengaturan angkutan batubara di jalan umum. Dan ini sudah dalam tahap pembahasan izin, materi intinya kita buat agar ada efek jera," ucap dia.
Bambang melanjutkan, untuk mengatur kendaraan angkutan barang yang melebihi muatan dan dimensi pemerintah sudah diterapkan denda sebesar Rp500 ribu kepada pelanggar aturan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, akan tetapi tidak membuat jera sehingga ada inisiatif untuk meningkatkan jumlah denda menjadi Rp50 juta.
"Pelaksanaan razia kendaraan ODOL serentak ini merupakan tugas bersama, dan sebelum pelaksanaan kegiatan ini kami pun sudah secara rutin melakukan pengawasan rutin di jalan tol, jalan nasional, dan Jembatan Timbang Way Urang," tambahnya.
Baca Juga: Kesal Janji Kencan Selalu Dibatalkan, Pria di Lampung Utara Habisi Nyawa Wanita Muda di Kamar Kos
Diketahui kegiatan pengawasan dan penegakan hukum bagi kendaraan ODOL akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada 19-25 Agustus 2024.
Kegiatan itu akan menyasar kepada angkutan barang yang melanggar operasional administrasi dan teknis guna mencegah kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan serta mengurangi kerusakan infrastruktur jalan di daerah. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kesal Janji Kencan Selalu Dibatalkan, Pria di Lampung Utara Habisi Nyawa Wanita Muda di Kamar Kos
-
Viral Anggota Polres Mesuji Tampar Warga, Polda Lampung Jelaskan Kronologinya
-
Protes Lahannya Bakal Tergusur, Petani Kota Baru Gelar Upacara HUT RI Tandingan
-
Prabowo Beri Tugas Khusus, Golkar Siap Tarik Dukungan Arinal di Pilgub Lampung?
-
Tambah Amunisi! Mirza-Jihan Resmi Kantongi Dukungan PKS di Pilgub Lampung
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Todong Polisi dengan Senpi Rakitan, Bandit Curanmor Lintas Jakarta-Lampung Tewas
-
Penyelundupan 350 Tabung Gas Elpiji Subsidi ke Sumsel Digagalkan Polisi di Mesuji
-
Beraksi Tengah Malam, Pria 44 Tahun di Tanggamus Nekat Jarah Kabel Proyek
-
Jarah Harta Rp 86 Juta, Remaja 16 Tahun Asal Pringsewu Habiskan untuk Judol dan Dugem
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan