SuaraLampung.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung meminta panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang baru dilantik dapat membangun kepercayaan publik agar menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024.
Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan, tugas utama penyelenggara pemilu adalah melayani pemilih dengan maksimal sebagai peserta pemilu serta menjaga hak pilih mereka agar bisa digunakan pada pilkada mendatang.
"Tentu menjadi PPK sebagai pemimpin penyelenggaraan Pilkada di tingkat kecamatan bukan pekerjaan mudah," kata dia.
Apalagi, lanjut Erwan, pilkada tahun ini berbeda, karena dilaksanakan secara serentak, untuk pemilihan gubernur (Pilgub) dan wakilnya, pemilihan walikota (Pilwakot) dan wakilnya dan pemilihan bupati (Pilbup) dan Wakilnya di 15 kabupaten dan kota di provinsi ini.
"Dengan keserentakan ini tentu beban tahapan pilkada ini lebih berat dari sebelumnya. Walaupun secara teknis pilkada lebih ringan dengan pemilu beberapa waktu lalu," kata dia.
Tetapi Erwan pun meyakini bahwa PPK yang baru dilantik ini pun mampu mengemban amanah dan sukses dalam penyelenggaraan Pilkada di Bandarlampung seperti halnya pemilu.
"Kami yakin teman-teman baru saja dilantik ini sebagiannya adalah PPK pada pemilu yang lalu dan sukses penyelenggaraannya di kota ini. Tentu harapannya pilkada pun sukses di Bandar Lampung," kata dia.
Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi menyebutkan bahwa PPK yang dilantik jumlahnya sebanyak 100 orang dengan estimasi setiap kecamatan terdapat lima orang anggota.
"Bandar Lampung ada 20 kecamatan, jadi satu kecamatan lima orang, sehingga total PPK yang dilantik ada 100 anggota," kata dia.
Baca Juga: Rem Blong, Truk Tabrak Motor di Campang Raya, 1 Orang Meninggal Dunia
Dedy mengatakan bahwa tugas perdana PPK ini ke depan adalah melakukan tes wawancara untuk membentuk panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing wilayah.
"Kami sudah lakukan tes dan seleksi PPS. Jadi tugas perdana PPK nanti terkait wawancara dan juga pembentukan PPS. Untuk yang ikuti tes PPS beberapa waktu lalu hampir 800 peserta dan yang akan diambil sebanyak 376, dengan tiga orang di setiap kelurahan di kota ini. Kelurahan di Bandar Lampung ada 126," kata dia.
Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:
1. Pada tanggal 27 Februari—16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
2. Pada tanggal 24 April—31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
3. Pada tanggal 5 Mei—19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
Berita Terkait
-
Rem Blong, Truk Tabrak Motor di Campang Raya, 1 Orang Meninggal Dunia
-
Musim Tanam Mundur Akibat El Nino Berdampak pada Pengaturan Irigasi di Lampung
-
Penerapan IKD Tahap Awal di Bandar Lampung untuk ASN
-
Program Penanaman 1.000 Hektare Kedelai di Lampung Dimulai September
-
Maju sebagai Calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Rezki Wirmandi Siap Mundur dari Anggota DPRD
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
-
BRI KKB National Expo Catat Rekor MURI, Hadirkan Penawaran Pembiayaan di 131 Lokasi
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Misteri di Balik Gerbang Kafe Bunga Way Laga: Sudarto Ditemukan Mati dalam Kesunyian