SuaraLampung.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Provinsi Lampung menyatakan bahwa seluruh daerah pesisir masih berpotensi terdampak banjir rob.
Kepala BMKG Maritim Provinsi Lampung Tarjono mengatakan, meski memiliki potensi yang sama terdampak banjir rob, akan tetapi waktu kejadian serta tinggi kenaikan muka air laut atau air pasangnya berbeda-beda di setiap lokasi di daerah pesisir Lampung.
"Memang setiap daerah bisa berbeda-beda dan dari ketinggian air pun beragam. Tapi yang pasti masyarakat harus tetap mengantisipasi atas adanya dampak dari banjir rob tersebut," katanya.
Tarjono menjelaskan potensi banjir rob di daerah pesisir Lampung tersebut terjadi pada fase-fase bulan tertentu.
"Pada penanggalan Qomariyah potensi banjir pesisir bisa terjadi di bulan baru atau saat posisi bulan di antara bumi dan matahari. Kemudian di bulan purnama dan bulan gelap," ucap dia.
Menurut Tarjono, bila melihat lebih jauh adanya keterhubungan banjir rob yang bisa berdampak terhadap naiknya muka air laut serta menurunkan tanah di daerah pesisir, hal tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
"Untuk dampak seperti menaikkan muka air laut di daerah pesisir, dan turunnya tanah, tentu perlu adanya penelitian lebih lanjut dari berbagai pihak, yang pasti kewaspadaan tetap harus ada bila di fase bulan tertentu yang mengakibatkan banjir rob di pesisir," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal