SuaraLampung.id - Setelah 24 tahun terpisah, ayah dan anak warga Desa Batangharjo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, akhirnya bisa bertemu kembali.
Pertemuan ayah dan anak ini bisa terjadi berkat bantuan personel kepolisian Polsek Batanghari Polres Lampung Timur Polda Lampung.
Kasi Humas Polres Lampung Timur AKP Holili mengatakan anak tersebut bernama Idris (24) warga Desa Batangharjo, Kecamatan Batanghari.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, Idris yang berprofesi sebagai peternak ikan dan kambing, sudah ditinggal oleh ayah kandungnya sejak berusia 2 hari.
"Idris ini tinggal bersama neneknya, karena ternyata saat berusia 5 tahun, ibu kandungnya juga pergi berkerja keluar negeri," terangnya.
Pada hari raya Idul Fitri 1445 H, Idris yang bersilaturahmi ke rumah Bripka Ardiles, salah satu anggota Polsek Batanghari. Kepada Bripka Ardiles, Idris menceritakan kondisi keluarganya dan menyatakan keinginannya untuk dapat bertemu dengan ayah kandungnya.
Petugas Kepolisian Polsek Batanghari, kemudian berinisiatif untuk membantu melacak keberadaan ayah kandung Idris, yang ternyata teridentifikasi tinggal di wilayah Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara.
"Setelah dilakukan proses pelacakan, Ayah Kandung Idris, diketahui saat ini tinggal di wilayah Kabupaten Lampung Utara, dan ternyata sudah menikah lagi," ujarnya.
Didampingi Petugas Kepolisian Polsek Batanghari Polres Lampung Timur, akhirnya Idris berhasil bertemu kembali dengan ayah kandungnya, setelah sempat terpisah selama 24 tahun.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Jembatan Way Curup Lampung Timur
Di hadapan Petugas Kepolisian, ayah Idris mengakui terus terang bahwa ada persoalan keluarga, yang memicu dirinya harus memutuskan meninggalkan istri dan anaknya, pada 24 tahun yang lalu.
"Alhamdulillah, Ayah Idris mengakui terus terang bahwa Idris memang anak kandungnya, dan menyampaikan terima kasih atas bantuan Petugas Kepolisian Polsek Batanghari, Lampung Timur, yang telah membantu mempertemukannya dengan Idris," kata Holili.
Berita Terkait
-
Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Jembatan Way Curup Lampung Timur
-
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga Lampung Timur Menjerit
-
Seorang Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas Saat Memadamkan Api di Ruko Pasar Tridatu
-
30 Rumah Warga Desa Toto Mulyo Lampung Timur Hancur Dihantam Puting Beliung
-
2 Bocah Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Way Jepara Lampung Timur
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral