SuaraLampung.id - Ratusan sopir truk kendaraan barang logistik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, melakukan unjuk rasa di depan dermaga tiga reguler, Sabtu (6/4/2024).
Dalam unjuk rasa ini para sopir menyampaikan protes kepada petugas ASDP karena tidak kunjung masuk kapal, meski sudah mengantre lama.
Salah satu sopir yang melakukan protes, Riko mengatakan para sopir berharap pelayanan bisa diberikan secara adil kepada seluruh calon penumpang.
"Kami sudah sabar menunggu dari semalam, ini sudah hampir 15 jam lamanya kami menunggu, buah-buahan yang kami bawa ini sudah banyak yang busuk," kata Riko saat diwawancarai di Bakauheni.
Para sopir yang ingin melintas ke Jawa ini pun mengaku pelayanan yang diberikan oleh pihak ASDP terkesan berat sebelah karena lebih mengutamakan kendaraan pribadi.
Sopir truk yang membawa barang logistik, buah-buahan dan sayur-sayuran itu khawatir karena barang angkutan mereka dapat membusuk apabila terlalu lama dalam perjalanan.
"Sebagian besar sopir mengangkut sayur mayur dan buah-buahan kami khawatir, barang bawaan kami akan rusak dan membusuk, karena terlalu lama tertahan di pelabuhan Bakauheni," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pelabuhan Bakauheni Mulai Padat, Pemudik Sampai Antre 3 Jam
-
ASDP Prediksi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Terjadi pada H-4 Idul Fitri
-
Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Mulai Meningkat
-
Pemudik Diminta Membeli Tiket Radius 4,2 Km Sebelum Pelabuhan Bakauheni
-
Dua Pelabuhan di Lampung Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal
-
Tak Ada Jawaban dari Balik Pintu, Istri di Lampung Utara Syok Temukan Suami Tewas Tertelungkup
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara