SuaraLampung.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung mengimbau pemudik membeli tiket kapal sebelum radius 4,2 kilometer memasuki Pelabuhan Bakauheni.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, saat ini pengguna transportasi laut ini tidak bisa lagi membeli tiket penyeberangan di area Pelabuhan Bakauheni.
"Jadi diimbau bagi masyarakat yang akan melakukan mudik dari Jawa ke Sumatera atau sebaliknya agar satu hari sebelum menyeberang sudah memiliki tiket. Karena ada pembatasan juga setiap hari untuk jumlah kendaraan yang menyeberang di Ferizy," katanya.
Bambang mengatakan dengan adanya pembatasan pemesanan tiket di radius 4,2 kilometer diharapkan dapat mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.
"Dengan menerapkan manajemen seperti ini akan mencegah penumpukan di Pelabuhan Bakauheni. Lalu untuk antisipasi kemacetan karena penumpukan penumpang akibat belum membeli tiket akan diberlakukan pemeriksaan dan pembukaan loket tiket di buffer zone," ucap dia.
Menurut Bambang, untuk area buffer zone di sekitar Pelabuhan Bakauheni akan ditempatkan di Gayam, kemudian rest area kilometer 20 B, dan rest area 49.
"Jadi semua kendaraan roda empat, sepeda motor yang akan menyeberang dipastikan di buffer zone seperti di Gayam dan rest area diberhentikan untuk diperiksa. Yang sudah ada tiket akan diperbolehkan jalan dan diberi stiker yang belum akan diarahkan ke loket tiket," tambahnya.
Bambang melanjutkan untuk jalan lintas pantai timur, buffer zone akan disediakan di area rumah makan Tiga Saudara, rumah makan Gunung Jati atau Balai Karantina Pertanian serta lokasi baru di Ponare.
"Di Ponare itu adalah opsi lokasi buffer zone, area ini milik pemerintah daerah kalau memungkinkan akan digunakan sebagai buffer area. Buffer zone ini berguna untuk delaying dan verifikasi tiket sebelum radius 4,2 kilometer dari pelabuhan," ujar dia. (ANTARA)
Baca Juga: Dishub Lampung: Semua Moda Transportasi Siap Layani Pemudik
Berita Terkait
-
Dishub Lampung: Semua Moda Transportasi Siap Layani Pemudik
-
Awas, Ini 5 Lokasi Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Lampung
-
Antisipasi Kejahatan C3 Selama Mudik, Polres Metro Bentuk CRT
-
Dua Pelabuhan di Lampung Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024
-
Ada Satgas Khusus Pemantau Rumah Pemudik di Bandar Lampung, Ini Tugasnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun