SuaraLampung.id - Sejumlah titik di jalan nasional yang merupakan jalur mudik di Provinsi Lampung masuk dalam kategori rawan kecelakaan dan kemacetan.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mencatat ada lima lokasi rawan kecelakaan dan 34 titik rawan kemacetan di jalan nasional di Lampung.
"Selain memetakan titik rawan bencana di jalan nasional, kami juga telah melakukan pemetaan untuk titik yang rawan kecelakaan serta kemacetan," ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung Susan Novelia, Rabu (3/4/2024).
Untuk titik rawan kecelakaan yang berada di jalan nasional ada di Simpang Sukadana kilometer 205+800, Tanjakan Pancong kilometer 90+600, ruas jalan Way Galih-Bergen atau yang dikenal sebagai tanjakan PJR.
Selanjutnya yang rawan kecelakaan ada di Tanjakan Tarahan, dan ruas Bengkunan-Sanggi atau dikenal masyarakat sebagai tanjakan Sedayu.
"Sedangkan untuk lokasi rawan kemacetan yang ada di jalan nasional dengan total 32 titik ada di Pasar Unit II Tulang Bawang tepatnya di ruas Pematang Panggang-Simpang Bujung Tenuk, Simpang Tiga Terbanggi Besar yang ada di ruas Terbanggi Besar, Pasar Sribawono, Simpang Sribawono kilometer 158+500," ucap dia.
Kemudian Pasar Way Jepang, Pasar Pematang Pasir, Pasar Bakauheni kilometer 86+300 yang ketiganya berlokasi di perbatasan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur dengan Simpang Bakauheni.
Lalu exit tol Terbanggi Besar, Pasar Bandar Jaya, exit tol Gunung Sugih kilometer 60+700, Jembatan Way Seputih yang ada di ruas Terbanggi Besar-Tegineneng.
Lalu kilometer 52+200 Kota Metro dan Simpang Tegineneng yang ada di ruas Tegineneng-Sukadana, Pasar Natar serta exit tol Natar di ruas Tegineneng-Simpang Tanjung Karang, Tanjakan PJR Sutami, lampu merah Kota Agung, Pasar Pringsewu dan Pasar Gading Rejo di ruas Rantau Tijang-Gedong Tataan.
Selanjutnya Pasar Krui, Simpang Gunung Kemala, Pasar Liwa, Pasar Sekincau, Pasar Pajar Bulan, Pasar Bukit Kemuning, Pasar Baradatu, Simpang Empat perbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan, Tugu Payan Mas Kotabumi, lampu merah Kebon Empat Kotabumi, Simpang Tugu Cokelat, Jembatan Gedong Tataan, Jalan Kartini, Jalan Teuku Umar, Jalan ZA Pagaralam, dan Pasar Panjang yang ada di Kota Bandar Lampung.
Baca Juga: 2 Bocah Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Way Jepara Lampung Timur
"Tentunya dengan adanya informasi ini diharapkan pemudik dapat cukup bijak memilih jalur yang akan dilewati pada periode angkutan mudik Lebaran 2024," kata Susan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
2 Bocah Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Way Jepara Lampung Timur
-
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap di Jakarta
-
Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Kamis 4 April 2024
-
Dua Pelabuhan di Lampung Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024
-
Ada Satgas Khusus Pemantau Rumah Pemudik di Bandar Lampung, Ini Tugasnya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal dalam Kesendirian di Bandar Lampung
-
Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa