SuaraLampung.id - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung menyebut ada dua kapal yang disiapkan untuk operasional angkutan Lebaran 2024 di Pelabuhan Panjang.
Kepala BPTD Kelas II Lampung Bambang Siswoyo mengatakan dua kapal yang disiapkan untuk operasional tersebut salah satunya adalah KMP Panorama.
"Sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan kesiapan pengoperasian kapal di Pelabuhan Panjang sudah bisa dilakukan pada Rabu besok. Jadi tidak perlu menunggu arus puncak ini juga dilakukan dalam rangka antisipasi lonjakan kendaraan pemudik," kata dia.
Bambang menjelaskan direncanakan pula bila ada penumpukan di Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang juga bisa digunakan untuk menampung kendaraan roda empat.
"Kapal sudah siap pastinya harus sudah siap semua, kalau memang penuh di Bakauheni kendaraan roda empat bisa lewat Pelabuhan Panjang. Karena kemarin Pelindo sudah menyiapkan area keluar masuk, lalu area tunggu untuk menunggu kapal bersandar sebab seperti yang diketahui perjalanan kapal cukup lama bisa 4-5 jam," ucap dia.
Menurut Bambang, nantinya saat periode angkutan Lebaran, Pelabuhan Panjang akan melayani penyeberangan menuju ke Pelabuhan Ciwandan. Dan selain untuk mengangkut kendaraan roda empat serta sepeda motor rute itu juga bisa melayani angkutan barang.
"Kalau benar-benar penuh angkutan barang bisa melalui Pelabuhan Panjang juga, dan untuk kapal tambahan akan dibicarakan kembali kalau memang kendaraan yang melalui Pelabuhan Panjang sangat banyak ada kemungkinan ditambah," tambahnya.
Bambang mengharapkan saat periode angkutan Lebaran dengan disiapkannya dua kapal serta segala sarana prasarana di Pelabuhan Panjang dapat mendukung kelancaran arus mudik.
"Harapannya dengan penggunaan Pelabuhan Panjang dan dua kapal yang beroperasi ini bisa membantu memperlancar arus mudik Lebaran tahun ini," ucap dia. (ANTARA)
Baca Juga: Daftar Lokasi Rawan Kecelakaan pada Jalur Mudik di Lampung
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi Rawan Kecelakaan pada Jalur Mudik di Lampung
-
Amankan Pemudik, Polda Lampung Bentuk Timsus Antibegal Selama Operasi Ketupat 2024
-
Puncak Arus Mudik di Bandara Radin Inten II Diperkirakan pada 5 April 2024
-
Jaga Keamanan, Polda Lampung Bakal Kawal Pemudik Bermotor hingga ke Perbatasan
-
Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif Penyeberangan saat Arus Mudik Lebaran 2024
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan