SuaraLampung.id - Pemudik yang menggunakan sepeda motor akan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian di wilayah hukum Polda Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, petugas akan mengawal pemudik bermotor hingga ke perbatasan.
Ia mengatakan pengawalan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama periode arus mudik Lebaran 2024.
"Nanti pola pengamanan akan dilakukan secara estafet hingga mencapai perbatasan wilayah masing-masing polres/polresta. Pengawalan pemudik sepeda motor ini akan mulai dilakukan pada 4 -16 April 2024 saat dimulainya Operasi Ketupat Krakatau 2024," kata Umi.
Umi menegaskan pentingnya pengawalan tersebut sebagai bagian dari strategi keamanan dalam menghadapi lonjakan pemudik yang kemungkinan terjadi mendekati hari raya umat muslim.
"Untuk pengawalan yang dilakukan nanti dimulai pukul 19.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB. Jadi nanti pelaksanaannya, pemudik bakal dikumpulkan dalam satu tempat yang disediakan petugas," kata dia.
Kemudian, lanjut Kabid Humas Polda Lampung itu, setelah pemudik berjumlah minimal 30 sepeda motor petugas bakal mengawalnya dengan pola pengamanan yang dilakukan secara estafet.
"Jadi pola pengamanan ini merupakan upaya koordinasi yang baik antara berbagai satuan di wilayah Lampung guna memastikan setiap pemudik dapat sampai ke tujuan mereka dengan aman dan lancar," kata dia.
Dia berharap dengan adanya pengawalan pihak kepolisan terhadap pemudik motor dapat meminimalkan resiko kecelakaan di jalan dan menjamin keamanan mereka hingga tempat tujuan.
Baca Juga: Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif Penyeberangan saat Arus Mudik Lebaran 2024
"Tentunya diharapkan hal yang kami lakukan ini dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan setiap pemudik dapat merayakan Hari Raya dengan selamat bersama keluarga mereka," kata dia.
Pengawalan pemudik sepeda motor ini akan mulai dilakukan pada 4 -16 April 2024 saat dimulainya Operasi Ketupat Krakatau 2024," kata Umi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif Penyeberangan saat Arus Mudik Lebaran 2024
-
Gagalkan Peredaran 87 Kg Sabu, Polda Lampung Gulung 20 Tersangka
-
Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polda Lampung, Modusnya Menjual lewat Marketplace
-
Pastikan Ketersediaan Stok di Ramadan, Polda Lampung Kawal Distribusi Pangan
-
Antisipasi Kemacetan Libur Panjang, Polda Lampung Lakukan Hal Ini
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Transaksi Rp270 Juta, Nasabah BRI Infinite Prioritas Berkesempatan Raih GarudaMiles
-
Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha
-
Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan
-
Sempat Unggah Status Medsos Saat Mancing, Kakek di Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai
-
'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati