SuaraLampung.id - Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (5/3/2024).
Kapolsek Sekampung AKP Rudi, mengatakan, korban AR (19) ditemukan oleh kerabatnya dalam keadaan gantung diri menggunakan tali tambang di ventilasi kamar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak Kepolisian, diduga korban memutuskan nekat mengakhiri hidupnya, karena frustrasi, setelah hubungan asmaranya berakhir.
"Pada malam kejadian, korban ini diketahui sempat berkomunikasi melalui telepon dengan pacarnya, dan pada kesempatan tersebut pacar korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan percintaannya dengan korban, sehingga korban diduga frustrasi, dan memutuskan bunuh diri," ujarnya.
Petugas Kepolisian Polsek Sekampung, bersama Tim Puskesmas Trimulyo yang menerima laporan terkait adanya peristiwa tersebut, segera meluncur ke lokasi kejadian, untuk melakukan proses pemeriksaan dan penyelidikan.
Atas permohonan pihak keluarga, jasad korban diminta untuk tidak dilakukan proses visum atau autopsi, karena akan segera dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Baca Juga: Melihat Kobaran Api Membakar Toko Pakaian di Bandar Sribhawono, Warga Pukul Kentongan
Berita Terkait
-
Melihat Kobaran Api Membakar Toko Pakaian di Bandar Sribhawono, Warga Pukul Kentongan
-
Puting Beliung Porak Porandakan Gedung SD dan Rumah Warga di Jabung Lampung Timur
-
Anggota KPPS di Lampung Timur Meninggal Dunia Usai Rapat Pleno di Kecamatan
-
Mess Karyawati BTPN di Lampung Timur Disatroni Perampok, Yuyun Dikalungi Sajam
-
2 Kali Mangkir, Kades Trisinar Lampung Timur Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka