SuaraLampung.id - Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro bekerja sama dengan Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia menggelar Pameran bank sampah bertajuk Nature and Harmony pada Sabtu (16/12/2023).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Ardah mengatakan, pameran akan diikuti 30 bank sampah dari berbagai daerah di luar Metro.
"Pesertanya tidak hanya yang berasal dari Kota Metro tapi juga dari luar Kota Metro seperti Bandar Lampung dan Sumatera Selatan," kata Ardah, Kamis (14/12/2023).
Di acara Pameran Bank Sampah ini, akan diramaikan berbagai macam acara seperti talkshow, workshop, fashion show, stand kuliner dan juga hiburan musik.
Kegiatan ini sengaja digelar di cagar budaya sebagai wujud kolaborasi bersama antara isu pengelolaan sampah dan pelestarian cagar budaya.
“Kami berharap lewat kolaborasi semacam ini, isu-isu pengelolaan sampah di Kota Metro dapat menjadi isu bersama yang kemudian dapat diatasi bersama,”ujar Ardah.
Nur Rohim dari Bank Sampah Sahabat Gajah menambahkan dalam kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan oleh paduan suara Gita Nada Lampung Choir (GNLC), kelompok angklung dan grup akustik lokal.
“Selain itu juga akan ada apresiasi terhadap bank-bank sampah unit (BSU) di 22 Kelurahan yang ada di Kota Metro sebagai upaya memotivasi mereka,”ungkapnya.
Sementara itu M. Riananda Pratama dari Metro Creative Production menyambut baik kolaborasi antara komunitas bank sampah dan komunitas lainnya.
Baca Juga: Kota Metro Raih Penghargaan Pelaksana Program Smart City dari Kominfo
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai wujud upaya aktivasi cagar-cagar budaya khususnya Rumah Asisten Wedana Metro yang lokasinya amat strategis di pusat kota,”tambahnya.
MCP sendiri menurut Rian telah dua kali menggelar even kuliner dan clothing di Rumah Asisten Wedana sebagai upaya aktivasi ruang-ruang public.
Terpisah Anggota TACB Metro Siti Rogayati Seprita berharap lewat revitalisasi Rumah Asisten Wedana yang tengah digalakan dapat semakin menggairahkan even-even warga di Kota Metro.
“Lewat aktivasi ruang publik semacam ini, cagar budaya akan semakin dikenal luas oleh masyarakat dan harapannnya akan menumbuhkan rasa memiliki dan menjaga keberadaan cagar budaya yang ada di Kota Metro serta tidak lupa di even tersebut warga juga akan melihat wajah baru Rumah Asisten Wedana,”ungkapnya,
Di Rumah Asisten Wedana sendiri saat ini tengah dilakukan pemugaran pada bagian atap yang telah rusak serta Pembangunan beberapa fasilitas tambahan seperti taman dan tribun.
Regional Corporate Affairs Manager CCEP Indonesia, Yayan Sopian menambahkan bahwa even ini sebagai wujud apresiasi atas perjuangan dan kinerja bank-bank sampah yang telah berproses sejak tahun 2022.
“Kami berharap kedepan even-even seperti ini akan terus berlangsung sebagai upaya memperluas pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah,’katanya.
Yayan menambahkan CCEP Indonesia sendiri saat ini tengah menyusun laporan City Pilot Project Waste Management di Kota Metro bersama sejumlah jurnalis, akademisi dan juga birokrat.
“Kami berharap model pengembangan bank-bank sampah di Kota Metro dapat menjadi pembelajaran serta inspirasi bagi berbagai daerah lainnya,”pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kota Metro Raih Penghargaan Pelaksana Program Smart City dari Kominfo
-
Kenaikan Harga Makanan Sumbang Inflasi di Bandar Lampung dan Metro
-
Sudah Ikrar Setia NKRI, Dua Napiter Dititipkan ke Lapas Metro
-
Pengelolaan Keuangan Bank Sampah di Metro Pakai Sistem Nontunai
-
3 Kelompok Kriminal yang Sering Beraksi di Kota Metro, Salah Satunya Terkenal Brutal
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
BRI Group Perluas Akses Hunian Layak dan Perkuat Pembiayaan Inklusif Berkelanjutan
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Cara Menghitung Bunga Tunggal Tabungan Bank dengan Rumus dan Contoh Soal
-
Kenapa Tol Terpeka Ditutup? Hutama Karya Sebut Ada Kepentingan Pertahanan Negara
-
7 Fakta Pemerasan Berkedok Wartawan di Tulang Bawang, Korban Diancam Sebar Foto Pribadi