SuaraLampung.id - Stok pangan di Kota Bandar Lampung dipastikan aman sampai akhir tahun 2023. Hanya saja yang menjadi persoalan adalah harga yang fluktuatif.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung M Yusuf mengaku pihaknya sudah melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional.
Hasil pantauan kata M Yusuf, stok pangan masih mencukupi sampai akhir tahun 2023. Sejumlah komoditas seperti beras, cabai, telur, daging ayam, dan bawang menurut Yusuf masih cukup.
"Stok pangan aman hanya saja memang terdapat sejumlah komoditas yang harganya fluktuatif atau menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, seperti beras dan terbaru yakni cabai," kata dia.
Terkait dengan harga cabai yang naik tinggi dalam beberapa hari terakhir, Yusuf menyarankan masyarakat menanam sendiri cabai di pekarangan.
"Jadi kami juga sudah mengoptimalkan kelompok wanita tani (KWT) untuk menanam tanaman produktif seperti cabai dan lainnya guna memenuhi kebutuhan mereka, bahkan pemkot pun telah memberikan bibit kepada mereka," kata dia.
Pemkot Bandar Lampung juga akan melakukan pengawasan makanan yang dijual di toko modern menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 guna memastikan keamanan pangan.
"Mungkin seminggu sebelumnya menghadapi hari besar keagamaan dan tahun baru, kami bersama tim BPOM dan Dinas Kesehatan akan menyisir beberapa tempat guna memastikan keamanan pangan yang dijual," kata dia.
Ia mengatakan pengawasan itu, antara lain untuk melihat kelayakan makanan yang dijual, legalitas, kondisi kemasan, dan ketentuan kedaluwarsa.
Baca Juga: Produk Pro Israel Haram, Warga Bandar Lampung Tetap Membeli karena Kebutuhan
"Tata laksana penyimpanan juga akan kami lihat, apakah gudang penyimpanannya berdekatan dengan bahan berbahaya atau tidak. Semua ini demi menjamin keamanan masyarakat pada Natal dan Tahun Baru," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Produk Pro Israel Haram, Warga Bandar Lampung Tetap Membeli karena Kebutuhan
-
Aksi Arogan Debt Collector FIF Rampas Motor di Tengah Jalan Berujung Gugatan ke Pengadilan
-
Pemetaan Pemilu 2024 di Bandar Lampung, 9 TPS Rawan 1 TPS Sangat Rawan
-
Pemilu 2024, Kapolresta Bandar Lampung Jamin Anggotanya Netral
-
Langkah Pemprov Lampung Tekan Harga Pangan hingga Akhir Tahun
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api
-
Kementerian LH Beber Rapor Merah Pengelolaan Sampah di Lampung
-
Ancaman El Nino Mengintai Lampung: Saatnya Berburu "Harta Karun" Air di Balik Kekeringan
-
Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
-
Akal Bulus Sindikat Narkoba: Gunakan Ambulans untuk Selundupkan Sabu Rp22 Miliar di Bakauheni