SuaraLampung.id - Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung adalah satu-satunya rumah sakit di Lampung kelas A.
RSUDAM merupakan rumah sakit rujukan tertinggi di Provinsi Lampung yang terakreditasi PARIPURNA. RSUDAM didirikan pada tahun 1914.
Saat itu RSUDAM adalah rumah sakit perkebunan Pemerintah Hindia Belanda untuk merawat buruh perkebunannya. Kapasitasnya hanya 100 tempat tidur.
Ketika Jepang menduduki Indonesia, RSUDAM diambil alih dari tangan Belanda. Rumah sakit ini dijadikan sebagai tempat merawat tentara Jepang.
Ketika Jepang harus angkat kaki dari tanah air, status RSUDAM menjadi rumah sakit umum yang dikelola Pemerintah Pusat RI diberi nama Rumah Sakit Tanjungkarang.
Lalu di tahun 1950 sampai 1964, Rumah Sakit Tanjungkarang dikelola Pemerintah Daerah Sumatera Selatan. Baru di tahun 1964 rumah sakit ini dikelola oleh Pemerintah Kodya Tanjungkarang.
Hingga akhirnya di tahun 1965 sampai sekarang sebagai RSU ini dikelola Pemerintah Provinsi Lampung. Sejak tahun 1984, rumah sakit ini berganti nama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM).
Kemudian berdasarkan Perda. Provinsi Lampung No. 8 tahun 1985 tanggal 27 Februari 1995, diubah menjadi RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Daerah Tingkat I Lampung.
Dikutip dari website resmi RSUDAM, direktur pertama RSUDAM ialah Dam Stoh pada tahun 1929. Sementara nama Abdul Moeloek diambil dari nama direktur ke-5 RSUDAM.
Baca Juga: Profil Abdul Moeloek, Sosok Dokter Pejuang di Era Perang Kemerdekaan
Nama Abdul Moeloek diabadikan sebagai nama rumah sakit dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya karena dia adalah direktur dengan masa kepemimpinan paling panjang yaitu tahun 1942 sampai tahun 1957.
RSUDAM Provinsi Lampung, beralamat di Jl. Dr. Rivai No. 6 Penengah Kec. Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Berita Terkait
-
Profil Abdul Moeloek, Sosok Dokter Pejuang di Era Perang Kemerdekaan
-
Telusuri Harta tak Wajar Reihana, KPK Telisik Proyek di RSUDAM Lampung
-
Operasi Bayi Kembar Siam di RSUDAM Lampung Berhasil, Tim Dokter Butuh Waktu 5 Jam Saja
-
Besok RSUDAM Lampung Gelar Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam, Libatkan 70 Dokter
-
RSUDAM Lampung Resmi Menjadi Rumah Sakit Rujukan Penyakit Jantung
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya
-
Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar
-
Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri