SuaraLampung.id - Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung perdana melakukan tindakan bedah jantung terbuka, Jumat (18/11/2022).
Tindakan bedah jantung terbuka ini menandai RSUDAM Lampung menjadi rumah sakit rujukan kardiovaskuler atau penyakit jantung di Lampung.
Direktur Utama RSUDAM Lampung Lukman Pura mengatakan, tindakan perdana bedah jantung terbuka ini menjadi suatu kehormatan di RSUDAM Lampung sektor kesehatan di Lampung.
"RSUDAM Lampung mendapat amanah dan kepercayaan pusat, untuk mengampu dan melayani secara regional jadi pusat rujukan strategis. Dengan adanya pelayanan ini, diharapkan bisa membantu masyarakat," kata Lukman Pura saat jumpa pers di RSUDAM Lampung, Jumat (18/11/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Lukman Pura menilai, dengan adanya layanan bedah jantung di Lampung, hal tersebut menjadi salah satu bagian untuk menghadirkan pelayanan kesehatan mumpuni.
Sebab hal itu menjadi momentum menghadirkan layanan bermanfaat bagi masyarakat Lampung, sehingga tanpa perlu berobat di luar daerah.
Sementara itu, Ketua Tim Pengampu Jejaring dan Rujukan Nasional Kardiovaskuler, Hananto Andriantoro menjelaskan, program itu diawali dengan membina rumah sakit agar bisa melakukan pemasangan ring jantung. Setelah kompetensinya cukup, maka pihaknya mulai melakukan bedah jantung terbuka koroner.
"RSUDAM Lampung menjadi rumah sakit dan provinsi ke 17, bisa melakukan operasi bedah jantung terbuka. Ada tujuh profesi dokter spesialis dipersiapkan RSUDAM Lampung, dibantu tujuh profesi dokter dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita," jelas Hananto Andriantoro.
Hananto menilai, keberadaan layanan bedah jantung di rumah sakit daerah sangatlah penting, karena penyakit jantung masuk kategori paling banyak membunuh orang.
Diharapkan RSUDAM Lampung bisa mempertahankan kualitasnya dan terus berubah, sehingga bisa membuktikan RSUDAM bisa melayani bedah jantung terbuka ke masyarakat secara berkelanjutan.
Berita Terkait
-
RSUDAM Lampung Siapkan Tempat Tidur Khusus Pasien COVID-19, Antisipasi Lonjakan Kasus Subvarian Omicron XBB
-
Ini Kondisi Terkini Balita Penderita Gagal Ginjal Akut yang Dirawat di RSUDAM Lampung
-
Anak Penderita Gagal Ginjal Akut di Lampung Meninggal Dunia
-
RSUDAM Lampung Mulai Ambil Langkah Antisipasi Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak
-
Teh Cair Dalam Kemasan Disebut Sumber GGL Berlebih Pada Anak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Kinerja Solid dan Komitmen ke Pemegang Saham
-
Lampu Kuning Program MBG! Baru Separuh SPPG di Bandar Lampung yang Terjamin Higienis
-
Way Kanan Menuju Pusat Agro: Menakar Ambisi Hilirisasi Rp150 Triliun di Bumi Lampung
-
Sisi Gelap Penjaga Kafe di Bandar Lampung: Nyabu Dulu Sebelum Maling Kabel PLN di Siang Bolong
-
Kicauan Kebebasan di Tahura Wan Abdul Rachman: 942 Ekor Burung Kembali ke Habitatnya