SuaraLampung.id - Seorang ayah tiri di Lampung Timur tega merembut kesucian anaknya dengan modus ritual agar terhindar meninggal dunia di usia muda.
Tindakan bejar ini dinyakini sebagai ritual yang harus dipenuhinya. Aksi ini pun berhasil dibongkar dan diamankan beberapa peralatan ritual milik pelaku berupa dua benda pusaka berupa keris dan tumbak kecil, minyak wangi ritual, satu pak dupa dan dua blangkon bermotif batik.
"Modus persetubuhan yang di gunakan JG kepada anak tirinya yakni pelaku menakuti korban, akan selalu berhasil sial, dan solusinya harus melakukan ritual, salah satu ritual yang di lakukan harus bersetubuh,"kata Kasat Reskrim PolresLampung Timur AKP Ferdiansyah, Senin (24/1/2022).
Tindakan bejat yang dilakukan JG kepada FD berlangsung sejak tahun 2020 hingga 2022. Selama dua tahun, peristiwa pilu bagi gadis belasan tahun terjadi di wilayah Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.
"Korban dan pelaku satu rumah, sehingga sangat leluasa melakukan hubungan mesum, tapi korban mengaku terpaksa karena ditakuti akan bernasib sial, hingga mengakibatkan kematian". Kata Ferdiansyah.
Terakhir pelaku melakukan persetubuhan pada kamis tanggal 20 Januari 2022. Karena korban merasa tertekan, hingga saat ini korban yang masih status pelajar mengalami kehamilan tujuh bulan.
"Melihat korban hamil, salah satu keluarga dari korban mendampingi untuk melaporkan peristiwa bejat yang terjadi sejak 2 tahun itu, dan pelaku kami tangkap tadi malam".Kata AKP Ferdiansyah.
Terang Ferdiansyah, pelaku melakukan tindak persetubuhan, dengan anak tirinya di salah satu kamar khusus yang disakralkan pelaku, dan selalu dilakukan di tengah malam ketika istri pelaku tertidur.
Kontributor: Agus Susanto
Baca Juga: Bupati Empat Lawang Joncik Dilantik Jadi Ketua Kagama Sumsel
Berita Terkait
-
Hendak Liputan Demonstrasi, Dua Jurnalis Lampung DIintimidasi Satpam BPN
-
Mantan Banpol Pasar Bambu Kuning Ditemukan Tewas Misterius di Jalan Hayam Wuruk
-
Sempat Kabur karena Takut Diamuk Massa Setelah Tabrak Tiga Pemotor, Sopir Pick Up Ditangkap
-
Buka Lebih dari Tengah Malam, Dua Kafe di Kawasan Jalan Yos Sudarso Disegel
-
Cerita Penginapan Ecolodge TN Way Kambas yang Lumpuh akibat Pandemi COVID-19
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung