SuaraLampung.id - Seorang mantan banpol, Rusli (60), temukan tewas di Pasar Bambu Kuning di depan ruko Jati Ukir di Jalan Hayam Wuruk, Kebun Jeruk, Tangkarang Timur, Bandar Lampung, Senin (24/1/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Penjaga toko Jati Ukir,Solihin(43) mengatakan jika gelandangan itu sudah lama tinggal di depan ruko yang dijaga olehnya tersebut.
"Iya sudah lama, gelandangan disini. Dulu pernah ngobrol dan tanya sama orang itu, katanya dia tinggal di daerah Jagabaya,"kata Solihin, 07.30 WIB.
Dia tidak mengetahui persis,dia menerima telpon dari bosnya ada orang meninggal didepan ruko.
"Saya ditelpon bos ada orang mening gal didepan ruko informasi dari ketua RT,saya langsung kesini sudah enggak ada. Orangnya sudah dibawa sama polisi ke rumah sakit, "ujarnya.
Saksi mata Yunus(55) sekaligus merupakan teman korban mengatakan, pada tahun 1985, dia sempat kenal dengan gelandangan itu dan pernah bertugas sebagai banpol di pasar Bambu Kuning.
"Kalau dia tinggal di ruko itu sudah ada empat tahun.Dulu saya kenal sama dia, tahun 1985. Pernah bertugas sebagai bantuan polisi di Pasar Bambu Kuning. Namanya Rusli. Kalau polisi polisi lama pasti kenal sama dia, " kata Yunus, Senin (24/01/2022).
Meskipun pernah kenal dengan korban, namun dia tidak mengetahui, asal tempat tinggal atau kelahiran mana.
"Saya sudah kasih informasi ke polisi yang dilokasi tadi.Kalau meninggalnya karena apa enggk tahu, mungkin saja karena angin duduk. Jenazahnya sudah dibawa polisi ke rumah sakit, " ujarnya.
Berita Terkait
-
Sempat Kabur karena Takut Diamuk Massa Setelah Tabrak Tiga Pemotor, Sopir Pick Up Ditangkap
-
Buka Lebih dari Tengah Malam, Dua Kafe di Kawasan Jalan Yos Sudarso Disegel
-
Cerita Penginapan Ecolodge TN Way Kambas yang Lumpuh akibat Pandemi COVID-19
-
Di Lampung, Ganjar Pranowo Dapat Pin Emas Kerajaan hingga Disambut Prosesi Adat
-
Realisasi KUR di Lampung Tahun 2021 Mencapai Rp 8,46 Triliun
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah