SuaraLampung.id - Pembangunan Bendungan Margatiga saat ini sudah dalam proses pembebasan lahan dalam genangan. Saat ini lahan tersebut masih masuk dalam kategori hutan produksi.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS) Lampung Alexander Leda mengatakan pembangunan Bendungan Margatiga saat ini dalam proses percepatan izin pembebasan lahan genangan.
Ia menjelaskan lahan seluas 254 hektare yang masuk dalam genangan bendung tersebut saat ini masih masuk dalam kategori hutan produksi.
"Saat ini masih dalam tahapan meminta izin pelepasan status hutan kepada Kementerian Kehutanan agar area bisa digunakan sebagai genangan bendungan," katanya, Kamis (13/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, total luas genangan Bendungan Margatiga tercatat 2.300 hektare dan 254 hektare di antaranya masih menunggu izin penyerahan lahan kepada Kementerian PUPR.
"Untuk konstruksi bangunan bendungan semua hampir tuntas tidak ada masalah, sampai saat ini progres pengerjaan bendungan sudah sekitar 95 persen, hanya tersisa proses pembebasan lahan genangan saja," ujarnya.
Dia melanjutkan, jika proses pembebasan lahan genangan telah selesai dilaksanakan maka akan berlanjut pada progres pengisian air dalam bendungan.
"Proses inbonding dilakukan setelah proses pembebasan lahan genangan selesai dilakukan, untuk yang lainnya di luar itu semua sudah siap," ucapnya.
Sebelumnya diketahui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proses pembangunan Bendungan Margatiga Lampung Timur yang memiliki tinggi 24 meter dan kapasitas 30 juta meter kubik air ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2021.
Baca Juga: Bandar Lampung Belum Laksanakan Vaksinasi Booster, Ini Alasannya
Namun pembangunan bendungan yang bertujuan untuk mempermudah dan menyalurkan air dari jalur irigasi yang berasal dari sungai Way Sekampung sedikit mengalami kendala dalam pembebasan lahan sehingga saat ini tengah berproses mempercepat penyelesaian dalam perizinan lahan genangan. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal