SuaraLampung.id - Pelaksanaan vaksinasi booster di Bandar Lampung masih menunggu instruksi pemerintah pusat. Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung masih fokus pada percepatan vaksinasi lansia.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster atau penguat masih menunggu instruksi pemerintah pusat.
"Kita akan lakukan booster tapi tunggu perintah dari pemerintah pusat dahulu," kata dia, Kamis (13/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan saat ini pemkot sedang fokus melakukan percepatan vaksinasi terhadap orang dengan lanjut usia (lansia) yang belum mencapai target dari yang telah ditentukan.
"Kita sedang lakukan vaksinasi lansia, ini dulu yang kita fokuskan. Jadi booster belum dilakukan tapi kalau sudah ada surat perintah kami akan jalankan," ujarnya.
Wali Kota meminta kepada camat, dan lurah agar bisa turun ke lapangan guna memberikan pengertian kepada masyarakat sehingga mereka mau divaksinasi.
"Saya ingin yang belum divaksinasi dibujuk, diberikan edukasi sehingga semua warga di Bandarlampung tervaksinasi semua," kata dia.
Berdasarkan, data dari laman vaksin.kemkes.go.id pada, Kamis, total jumlah lansia yang telah tervaksinasi di Bandarlampung berjumlah 54.249 orang atau 57.99 persen dari target provinsi sebanyak 717.971.
Sedangkan, berdasarkan data Bappeda Lampung terakhir, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Bandarlampung berjumlah 11.374 dengan rincian pasien sembuh sebanyak 10.576 dan kasus kematian 798. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan Yuni, Sang Ibu Terbang dari Pati untuk Bertemu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Dorong Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi