SuaraLampung.id - Kerusakan Jalan Raya Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, viral di media sosial. Viralnya jalan ini setelah seorang warga bernama Ummu Hani memposting foto dirinya berpose di tengah kubangan jalan.
Rusaknya jalan Raya Raya Serdang Tanjung Bintang ditengarai akibat melintasnya kendaraan kelebihan muatan di jalan tersebut. Maka itu Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turun langsung meninjau ke lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan, Mulyadi mengatakan, hasil pengawasan di lapangan ditemukan masih ada kendaraan melebihi muatan melintas di Jalan Raya Serdang Tanjung Bintang.
“Dari hasil pengawasan hari ini kedapatan 9 kendaraan tidak sesuai dengan peruntukannya, dan kami langsung lakukan pembinaan dan pengarahan pada kendaraan berat yang melintas di Jl Raya Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan,” kata Mulyadi, Senin (15/2/2021) dilansir dari Antara.
Baca Juga: Lagi Warga Lampung Kritik Jalan Rusak Lewat Cara Ekstrem di Media Sosial
Menurutnya, pada pengawasan ini dilakukan untuk jalan kelas III yaitu jalan arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan yang dapat dilalui kendaraan bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 9.000 milimeter, ukuran paling tinggi 3.500 milimeter, dan muatan sumbu terberat lebih dari 8 ton.
“9 kendaraan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mereka kita berikan pembinaan dan arahan agar tidak mengulangi kesalahan,” katanya
Mulyadi menjelaskan, para pengendara diberikan surat pernyataan dan para sopir wajib menyampaikan surat teguran ini kepada pihak perusahaan/pemilik kendaraan untuk bisa menyesuaikan berat atau ukuran kendaraan saat melintas di jalan Kabupaten.
Kegiatan yang dilaksanakan hari ini hanya sebatas pembinaan dan pengarahan bagi kendaraan yang melintas yang melanggar ketentuan, utamanya overdimention. Sedangkan bagi kendaraan overload, tidak dilakukan pemeriksaan dikarenakan keterbatasan alat yang dimiliki.
“Kita lakukan pembinaan, pengarahan dan pencatatan bagi kendaraan yang melanggar ketentuan. Kedepan, para pemilik kendaraan akan kita undang dan kita berikan pengarahan agar tidak mengulangi kesalahannya serta mengajak pemilik kendaraan untuk sama-sama perduli menjaga jalan agar tidak mudah rusak,” katanya.
Baca Juga: Warga Benyawakan Protes Jalan Rusak, Tanam Pisang dan Mancing di Kubangan
Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengajak masyarakat untuk peduli menjaga jalan yang ada di lingkungannya. “Masyarakat harus peduli dengan jalan di lingkungannya. Jika ada kendaraan yang melintasi jalan melebihi tonase yang ditentukan, ingatkan. Tapi tetap dengan cara yang santun, persuasif, ” pinta Nanang.
Berita Terkait
-
Theme Park Pertama di Lampung Selatan dengan Sensasi Wisata Pantai, Siap Buka Jelang Lebaran
-
Radityo Egi Pratama dari Partai Apa? Bupati Termuda di Lampung yang Punya Harta Rp34 Miliar
-
Profil Radityo Egi Pratama, Bupati Lampung Selatan
-
Kejang-kejang usai Kepala Dihajar Pakai Balok, Remaja di Lampung Selatan Tewas di Tangan Kepala Dusun
-
Mahasiswa KKN Unila Berdayakan UMKM Lampung Selatan Lewat Branding Digital
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Jalan Bandar Lampung Mulus Tapi Rentan Rusak? Menteri PU Ungkap Biang Keroknya
-
Arus Balik Memuncak! Polisi Terapkan Sistem Tunda di Pelabuhan Bakauheni
-
Novelis Ika Natassa Murka ke ASN Lampung Barat yang Menghina Dirinya
-
Ribuan Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni, Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik 2025
-
Dari Mata Air Jadi Cuan, Kisah Sukses Desa Wunut Bangun Wisata Air Umbul Pelem