- Pemuda berinisial MA melaporkan tindak pembegalan uang Rp13,2 juta di SMPN 02 Negara Batin kepada kepolisian setempat.
- Penyelidikan Satreskrim Polres Way Kanan pada 26 Mei 2026 membuktikan bahwa laporan perampokan tersebut adalah rekayasa belaka.
- MA dan rekannya, AAS, menghabiskan uang perusahaan untuk judi online sehingga kini terancam hukuman laporan palsu.
SuaraLampung.id - Sebuah cerita mencekam sempat menggetarkan warga di sekitar SMPN 02 Negara Batin, Way Kanan. Kabar beredar cepat di media sosial adanya seorang pemuda berinisial MA (23) menjadi korban begal sadis.
Uang belasan juta rupiah hasil setoran paket raib digondol dua pria bersenjata golok setelah motornya ditendang hingga terjungkal.
Begitu dramatisnya cerita itu, hingga MA dengan wajah meyakinkan melapor ke Polsek Negara Batin. Ia merinci bagaimana tas selempangnya ditarik paksa di bawah ancaman parang yang mengkilap di depan dadanya. Uang sebesar Rp13.240.000, katanya, lenyap seketika.
Namun, di balik laporan setebal beberapa lembar itu, ada sesuatu yang janggal bagi para penyidik Satreskrim Polres Way Kanan.
Alih-alih menemukan jejak pelarian begal, tim pimpinan Kasat Reskrim Polres Way Kanan Iptu Riswanto justru menemukan banyak lubang dalam narasi yang dibangun MA.
Rentetan kejadian yang diceritakan pemuda asal Kampung Gistang Jaya itu terasa terlalu rapi sekaligus penuh kontradiksi saat didalami lebih jauh.
Polisi tak lantas percaya. Penyelidikan mendalam pun dilakukan, termasuk memeriksa rekan dekat MA yang berinisial AAS (20).
Di bawah tatapan tajam penyidik, ketenangan MA mulai runtuh. Akting yang awalnya terlihat sempurna itu pun berakhir antiklimaks pada Selasa (26/5/2026) pukul 18.30 WIB.
"Kami menemukan kejanggalan saat pemeriksaan ulang. Akhirnya, MA dan AAS mengakui bahwa peristiwa perampokan itu tidak pernah ada. Semuanya hanyalah rekayasa," ungkap Iptu Riswanto, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
Lantas, ke mana perginya uang Rp13,2 juta milik perusahaan jasa pengiriman tersebut? Penelusuran digital polisi menemukan fakta yang memilukan sekaligus memalukan.
Melalui tangkapan layar transaksi di ponsel pelaku, terungkap bahwa uang belasan juta itu tidak hilang dirampok, melainkan raib di meja judi online dan digunakan untuk bersenang-senang dengan perempuan.
MA sengaja mengarang cerita perampokan demi menutupi rasa malu dan tanggung jawab atas uang setoran yang telah ia habiskan.
AAS, rekannya, ikut terseret karena membantu memuluskan skenario bohong tersebut. Alih-alih mendapatkan solusi untuk mengganti uang perusahaan, keduanya kini justru harus berurusan dengan hukum yang lebih berat.
Kini, MA dan AAS tak lagi bisa bersantai di depan layar ponsel mereka. Barang bukti berupa sepeda motor dan dua unit ponsel merek Oppo telah diamankan di Mapolres Way Kanan. Keduanya terancam dijerat pasal terkait laporan palsu.
Berita Terkait
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
-
Kedok Bisnis Emas: Tipu Rekan Setengah Miliar, Ternyata Nyambi Tambang Ilegal dan Bandar Sabu
-
Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal
-
Polisi Gerebek Tambang Ilegal di Baradatu, 26 Gram Emas Disita
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Perkokoh Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Terlindungi
-
Gudang Sabu Berkedok Barbershop di Ruko Way Kenanga Tubaba Terbongkar
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli