SuaraLampung.id - Presenter Robby Purba memberi komentarnya atas aksi lima mahasiswa Universitas Lampung (Unila) viral di media sosial. Lima mahasiswa dimana salah satunya mahasiswi ini menaiki sebuah mobil menggunakan strobo dan pengeras suara di jalan Kota Metro.
Mereka menerobos jalan raya menggunakan strobo dan mengaku sebagai anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Metro. Aksi mereka ini mendapat sorotan dari Robby Purba.
Diketahui Robby Purba adalah presenter kenamaan tanah air yang berasal dari Lampung. Robby Purba menamatkan sekolah menengah atasnya di SMAN 2 Bandar Lampung.
Maka tak heran ketika Robby Purba mengomentari aksi konyol lima mahasiswa Unila ini. Robby Purba berkomentar saat melihat aksi lima mahasiswa di akun Instagram Lampuung.
Akun Instagram Lampuung itu memposting video lima mahasiswa Unila yang ada di dalam mobil meminta pengendara yang melintas di jalan itu untuk minggir. Bahkan mereka memelesetkan singkatan 3 M.
"Harap menepi ke sebelah kiri, diulangi, harap menepi, harap menepi, kami dari Reserse Kriminal Polres Metro, harap menepi ke sebelah kiri," ujar salah satu penumpang mobil menggunakan pengeras suara.
"Untuk semua warga Way Seputih, diharapkan menjaga 3M yaitu menjaga jarak memakan boti," kata salah satu penumpang menggunakan pengeras suara yang diiringi tawa teman-temannya dimana salah satunya wanita.
Melihat aksi para mahasiswa itu, Robby Purba hanya berkomentar singkat. "SIKAAAT!!!" tulisnya di kolom komentar akun Instagram Lampuung.
Dipanggil Polisi
Baca Juga: Viral 5 Mahasiswa Unila Terobos Jalan di Metro Ngaku Polisi
Aksi lima mahasiswa ini diunggah di akun salah satu mahasiswi yang ada di dalam mobil, Senin (1/2/2021). Aksi ini pun viral di media sosial. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro AKP Winnani Roniyus Putri mengatakan, pihaknya sudah memanggil lima orang mahasiswa Unila itu ke Polres Metro.
"Mereka sudah datang ke Polres Metro dan meminta maaf kepada institusi Polri karena mereka sudah membawa-bawa nama salah satu kesatuan Polri," kata Winni, sapaan akrabnya saat dihubungi Suaralampung.id, Rabu (3/1/2021).
Menurut Winni, pihaknya tidak memproses hukum kelima mahasiswa itu karena mereka sudah meminta maaf dan kooperatif. Lima mahasiswa itu hanya diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan meminta maaf lewat video yang diposting di akun mahasiswi yang ikut di dalam mobil.
Saat datang ke Polres Metro, lima mahasiswa itu tidak membawa mobil yang mereka kendarai karena sedang dibawa orangtua salah satu mahasiswi sehingga polisi tidak menindak mobil tersebut. "Tapi mereka sudah mengirim foto mobil, strobonya suday dicopot," kata Winni.
Dalam video yang beredar di media sosial, kelima mahasiswa ini meminta maaf. "Assalamualaikum Wr Wb. Saya Fanni mewakili teman-teman saya berlima yang ada disini ingin meminta maaf terhadap kesalahan yang kami buat pada hari Senin 1 Februari 2021," kata seorang wanita bernama Fanni meminta maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
7 Promo Kopi Alfamart untuk Stok Ngopi Awal 2026, Harga Mulai Rp4 Ribuan
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pinjaman BRI Sampai Rp500 Juta, Ini Bahayanya!
-
Promo Indomaret Awal 2026: Daftar Snack & Minuman Harga Lebih Murah
-
7 Karaoke Keluarga dengan Happy Hour untuk Nongkrong & Nyanyi Lebih Hemat
-
6 Fakta Viral Sinkhole di Limapuluh Kota, Air Jernihnya Dipercaya Jadi Obat Meski Berisiko