SuaraLampung.id - Rusaknya jembatan di Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Pemkot Bandar Lampung sudah menganggarkan perbaikan jembatan Pulau Pasaran pada APBD tahun 2021.
Jembatan Pulau Pasaran adalah jembatan yang menghubungkan Pulau Pasaran dengan daerah pesisir Kota Bandar Lampung. Jembatan ini menjadi akses utama warga Pulau Pasaran selain melalui laut.
Jembatan ini dibangun pada tahun 2013 oleh Gubernur Lampung saat itu Sjachroedin ZP. Jembatan ini memiliki panjang kurang lebih 100 meter dan berada 2 sampai 3 meter di atas permukaan laut dangkal.
Jembatan Pulau Pasaran ini sempat rusak dan diperbaiki Pemkot Bandar Lampung. Kini kondisi jembatan itu kembali rusak parah.
Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra: Putusan MA yang Menangkan Eva-Deddy Penuh Kejanggalan
Pagar penghalang di kanan-kiri jembatan sudah banyak yang patah dan sudah mulai ambles ke dalam di bagian depan pintu masuk Pulau Pasaran sehingga bila laut pasang air laut akan menutupi jembatan tersebut.
Mendapati kondisi ini Pemkot Bandar Lampung berjanji segera memperbaiki jembatan yang menghubungkan Pulau Pasaran dengan wilayah pesisir kota setempat pada 2021.
"Nanti kita rehabilitasi jembatannya, saya sudah perintah Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melaksanakan perbaikannya," kata Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, Kamis (28/1/2021) dilansir dari Antara.
Menurutnya, terkait jembatan penghubung ke sentra ikan teri asin di Lampung tersebut sudah masuk dalam agenda pembangunan yang akan dilaksanakan Pemkot di tahun ini sebab insfratruktur jembatan tersebut sudah cukup rusak parah.
Ia pun mengatakan bahwa Pemkot juga akan membuat jembatan baru untuk menuju Pulau Pasaran yang ke depannya akan bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau mobil.
Baca Juga: Eva-Deddy Menang di MA, KPU Bandar Lampung Fokus di MK
"Nanti kita akan buat dua jalur, dengan membuat jembatan baru di sebelah jembatan yang sudah ada itu. Ini pasti saya bangun karena sudah janji dengan warga di sana," kata Wali Kota Bandar Lampung dua periode itu.
Berita Terkait
-
Geram Komisi III DPR RI, Polisi Tangguhkan Guru Cabul di Bandar Lampung dengan Jaminan Sertifikat Tanah
-
Sudiono House, Kafe Homey di Bandar Lampung Serasa Rumah Sendiri
-
Karier dan Pendidikan Putri Maya Rumanti, Modal Kuasa Hukum Vina Maju Pilkada 2024 Bandar Lampung
-
Daja Heritage, Kafe ala Eropa di Bandar Lampung Cocok untuk Fine Dining
-
Mengenal La Passion, Kafe Unik Khusus Perempuan Pertama di Bandar Lampung
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni