Menelisik Lubang di Kas Daerah: Mengapa Ratusan Rupiah Pajak Bandar Lampung Menguap Begitu Saja?

Ketua Pansus DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyoroti sistem pendataan pajak tidak terintegrasi

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 18 April 2026 | 11:09 WIB
Menelisik Lubang di Kas Daerah: Mengapa Ratusan Rupiah Pajak Bandar Lampung Menguap Begitu Saja?
Ilustrasi Kinerja pengelolaan pajak dan retribusi di Kota Bandar Lampung disorot tajam Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah. [IST]
Baca 10 detik
  • BPK mengungkap tata kelola pajak yang buruk di Bandar Lampung menyebabkan potensi pendapatan daerah hilang cukup besar.
  • Ketua Pansus DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyoroti sistem pendataan pajak tidak terintegrasi dan penggunaan tapping box tidak optimal.
  • BPK menemukan kesalahan perhitungan pajak senilai Rp508,9 juta serta potensi pajak tak tertagih mencapai Rp987,1 juta akibat pengawasan lemah.

Pansus menemukan praktik penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah, sebuah kebocoran yang sistematis akibat target yang tidak berbasis pada potensi riil.

Sebagai solusi, Pansus mengeluarkan delapan rekomendasi strategis. Intinya satu yakni Bandar Lampung butuh revolusi digital. Tidak boleh lagi ada pengelolaan yang parsial.

Digitalisasi total, penggunaan Big Data, hingga pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) didorong untuk memetakan potensi pajak secara akurat dan real-time.

Namun, teknologi secanggih apa pun akan tumpul jika tidak dibarengi dengan keberanian untuk berubah. Dashboard publik untuk memantau PAD secara transparan dinilai mendesak agar rakyat bisa ikut mengawasi ke mana uang mereka mengalir.

Baca Juga:Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri

Di akhir laporannya, Asroni mengingatkan bahwa laporan ini adalah sebuah peringatan terakhir. Tanpa kemauan politik (political will) yang kuat dari pemerintah daerah untuk membenahi "lubang-lubang" ini, Bandar Lampung hanya akan terus kehilangan haknya untuk membangun lebih cepat.

"Ini peringatan keras. Jika tidak dibenahi secara serius, kebocoran akan terus terjadi dan masyarakat yang akan dirugikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak