- Ucapan "Minal aidin wal faizin" umum di Lebaran; penulis menyarankan balasan yang tulus.
- Jawaban dianjurkan berupa doa seperti "Taqabbalallahu minna wa minkum" yang berarti penerimaan amal.
- Cara menjawab mencerminkan ketulusan, penting untuk mempererat hubungan dan memberi makna pada momen Idulfitri.
SuaraLampung.id - Setiap Lebaran, satu kalimat hampir pasti datang dari berbagai arah—“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.” Ia hadir di layar ponsel, terdengar di ruang tamu, hingga terucap dalam jabat tangan hangat.
Namun di balik momen itu, ada satu detik kecil yang sering terasa canggung: harus menjawab apa?
Tak sedikit yang akhirnya hanya tersenyum atau menjawab seadanya. Padahal, dengan pilihan kata yang tepat, balasan sederhana bisa terasa jauh lebih bermakna.
Berikut lima jawaban yang bisa Anda gunakan—mulai dari yang paling dianjurkan hingga yang paling praktis.
Baca Juga:Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
1. Taqabbalallahu minna wa minkum
Ini adalah jawaban yang paling dianjurkan karena berupa doa.
Artinya: “Semoga Allah menerima amal kami dan amal kalian.”
Balasan ini mencerminkan esensi Idulfitri—bukan sekadar maaf, tetapi harapan atas diterimanya ibadah Ramadan.
2. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin juga
Jawaban ini paling umum digunakan dan tetap relevan.
Baca Juga:Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Bandar Lampung? Ini Daftar Lengkap per Wilayah
Meski terdengar sederhana, ini adalah bentuk timbal balik yang wajar dalam budaya Lebaran di Indonesia. Aman, sopan, dan mudah diucapkan.
3. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik
Jika ingin lebih personal, tambahkan harapan dalam balasan Anda.
Kalimat ini terasa lebih hangat karena tidak hanya menjawab, tetapi juga membawa pesan reflektif.
4. Semoga kita kembali fitrah dan dipertemukan Ramadan berikutnya
Balasan ini mengandung doa jangka panjang.