- Pembunuhan terjadi di Batam, Kepulauan Riau, di mana AS tewas diserang mantan kekasih sesama jenis berinisial MY karena motif cemburu.
- Pelaku MY dan korban AS pernah menjalin hubungan asmara sesama jenis selama tujuh bulan sebelum putus satu bulan sebelum serangan terjadi.
- Pelaku menyerang korban di Nongsa menggunakan kayu berpaku dan pisau dapur, kemudian langsung menyerahkan diri ke kantor polisi menggunakan ojek daring.
SuaraLampung.id - Kasus pembunuhan tragis terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial AS tewas setelah diserang oleh mantan kekasihnya sendiri yang berinisial MY.
Peristiwa itu mengejutkan warga karena pelaku diketahui merupakan mantan pasangan sesama jenis korban dan nekat melakukan pembunuhan karena dilanda rasa cemburu. Polisi mengungkap, pelaku bahkan sempat merencanakan aksinya sebelum akhirnya menyerang korban di sebuah rumah di kawasan Nongsa, Batam.
Berikut 5 fakta di balik pembunuhan yang menghebohkan Batam tersebut.
1. Pelaku Cemburu karena Korban Punya Pacar Baru
Baca Juga:5 Fakta Viral Petugas Dishub Cekcok dan Ancam Tusuk Sopir Truk di Lampung Utara
Polisi mengungkap motif utama pembunuhan adalah rasa cemburu.
Pelaku tidak terima setelah mengetahui korban telah memiliki pasangan baru setelah hubungan mereka berakhir. Hal itu membuat pelaku gelap mata hingga merencanakan pembunuhan.
2. Pelaku dan Korban Pernah Pacaran 7 Bulan
Hubungan antara pelaku MY dan korban AS ternyata bukan hubungan biasa.
Keduanya diketahui pernah menjalin hubungan asmara sesama jenis selama sekitar tujuh bulan, sebelum akhirnya putus sekitar satu bulan sebelum kejadian.
Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026: Cek Jam Magrib dan Doa Berbuka
3. Pelaku Sempat Mengikuti Korban Sejak Pagi
Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku ternyata sudah mengikuti korban sejak pagi hari.
Sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku sempat membuntuti korban ke sebuah minimarket di kawasan Batu Besar. Namun rencana membunuh saat itu diurungkan karena lokasi ramai.
4. Serangan Terjadi di Rumah saat Korban Bersama Pacar Baru
Pelaku akhirnya mendatangi sebuah rumah di Perumahan Family Dream, Nongsa.
Di tempat itu, pelaku melihat korban sedang bersama pria lain berinisial AB. Saat melihat keduanya berpelukan, pelaku semakin emosi lalu menyerang menggunakan kayu berpaku dan pisau dapur.