153 Desa di Lampung Selatan Memiliki Lebih dari Dua Ancaman Bencana

program desa tangguh bencana sudah berjalan di 15 kabupaten dan kota.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 22 November 2024 | 14:02 WIB
153 Desa di Lampung Selatan Memiliki Lebih dari Dua Ancaman Bencana
Ilustrasi banjir di Lampung Selatan. Sejumlah desa di Lampung Selatan memiliki potensi ancaman bencana lebih dari dua. [ANTARA]

Wahyu mengatakan komunitas dipercaya dapat mengurangi risiko bencana karena di tengah masyarakat terdapat budaya gotong royong, dan hal tersebut dapat mempercepat penanggulangan bencana.

"Dalam menanggulangi bencana berbasis komunitas juga dapat dilakukan oleh berbagai pihak seperti organisasi profesi, rumah tangga, organisasi kemasyarakatan dan yang telah terlaksana dengan baik adalah melalui desa tanggung bencana," katanya.

Wahyu menjelaskan program desa tangguh bencana (Destana) merupakan kegiatan pemberdayaan desa atau kelurahan agar memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi, mengenali ancaman dan mengurangi risiko dari dampak bencana di tingkat desa.

"Kalau di desa, program desa tangguh bencana ini sangat berperan penting dalam memberikan edukasi, reaksi cepat dalam melakukan mitigasi terjadinya bencana bagi masyarakat desa, berdasarkan prinsip-prinsip seperti bencana merupakan urusan bersama, inklusif, dilakukan dengan partisipasi semua pihak dan masyarakat menjadi penggerak utama," ucap dia.

Baca Juga:Aksi Licik Sopir Truk di Natar: Gelapkan Roti & Tukar Ban Rusak, Kini Ditangkap

Penguatan komunitas sebagai upaya menanggulangi bencana, selain ada program desa tangguh bencana juga ada di tingkat keluarga melalui program keluarga tangguh bencana, dan bila di sekolah atau kelompok studi ada satuan pendidikan aman bencana. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini