Karya jurnalistik berupa word, video atau rekaman serta bukti tayang dapat dikirimkan melalui email [email protected] dengan subjek Penghargaan Saidatul Fitriah 2024. Sementara usulan penghargaan Kamaroeddin melalui link https://bit.ly/PenghargaanKamaroeddin2024.
“Pengumuman pemenang akan dilakukan pada sebuah acara khusus merayakan HUT ke-30 AJI di Bandar Lampung,” ujarnya.
Perlu diketahui, Saidatul Fitria adalah pewarta foto Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) yang gugur saat menjalankan tugas dalam meliput peristiwa demonstrasi mahasiswa di depan Kampus Universitas Bandar Lampung pada 28 September 1999 lalu. Kala itu, Atul sapaan akrabnya meninggal dunia lantaran terhantam benda tumpul.
Sedangkan, Kamaroeddin adalah pelopor pers di Lampung. Ia disebut orang pertama yang meletakkan fondasi jurnalisme. Kamaroeddin gelar Soetan Ratoe Agoeng Sampoernadjaja merupakan pendiri Fajar Soematra pada 1930-an dan Lampoeng Review (1933-1937). Rekan Proklamator RI Soekarno di Penjara Sukamiskin, Bandung, pada 1927, itu masuk penjara akibat tulisannya mengenai keinginan masyarakat Lampung memisahkan diri dari Sumatra Selatan di Harian Indonesia Raya pada 1957.
Baca Juga:2 Pelaku Curanmor di Sukarame Diringkus, Statusnya Residivis