Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni

Upaya ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni

Wakos Reza Gautama
Kamis, 03 April 2025 | 16:52 WIB
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni
Aparat kepolisian menerapkan delay system untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada arus milir 2025. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Personel Polres Lampung Selatan bakal menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni, guna mengantisipasi lonjakan pemudik arus balik.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan pihaknya telah melaksanakan pemantapan teknis kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas arus balik pemudik di kawasan Pelabuhan Bakauheni.

"Beberapa langkah strategis telah disusun untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni," kata Yusriandi Yusrin, Kamis (3/4/2025).

Ia mengatakan, dengan kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas, pihaknya dapat memastikan lonjakan kendaraan pemudik arus balik di area Pelabuhan Bakauheni dapat ditangani dengan baik.

Baca Juga:Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni

Menurutnya, tidak hanya rekayasa lalu lintas, polisi juga akan melakukan pengendalian dan penguraian kepadatan kendaraan pemudik di kawasan pelabuhan dengan menerapkan screening tiket di Pospam Arteri dan Pospam Rest Area Tol untuk memperlambat mobilisasi kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.

"Upaya ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni dan memastikan distribusi kendaraan lebih merata," katanya.

Yusriandi menerangkan, delay system atau sistem tunda di beberapa pos pengamanan juga akan diterapkan apalila terjadi penumpukan kendaraan di wilayah pelabuhan.

"Delay system ini dilakukan secara situasional apabila lalu lintas di Pelabuhan Bakauheni terjadi kepadatan atau antrean kendaraan para pengguna jasa penyeberangan maka akan dilakukan penundaan di rest area," ujarnya.

Yusriandi menjelaskan, langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik pemudik yang diprediksi akan terjadi hingga tanggal 7 Maret 2025.

Baca Juga:Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran

"Dengan adanya pemantapan teknis ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni," ucapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini