Menurut Nover, apa yang disampaikan Aulia Rakhman dalam rangkaian kunjungan Capres Anies Baswedan ke Lampung di Kafe Bento di luar kesepakatan dengan panitia acara.
"Isi materi Komika AR, di luar kesepakatan dengan TKD, sudah ada briefing, dan materi itu melanggar apa yang disampaikan TKD. Paling penting adalah TKD Lampung sangat kecewa dengan apa yang menjadi materi dalam stand up tersebut,” jelas Nover dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Menurut dia, panitia acara Desak Anies tidak ada keterkaitan dengan materi yang disampaikan Aulia Rakhman sehingga itu murni kesalahan Aulia. Nover mengatakan, pihaknya juga kecewa terhadap materi yang Aulia Rakhman yang dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW.
“Tim advokasi hukum kemungkinan akan memberikan pendampingan dengan panitia, seperti pihak panitia yang menghubungi dan melakukan briefieng kepada komika AR untuk tidak menggunakan kata-kata SARA dan melanggar hukum lainnya, panitia sebelumnya sudah melakukan briefing and warning kepada yang bersangkutan,” ungkap Nover.
Baca Juga:Komika Aulia Rakhman Jadi Tersangka Penistaan Agama Setelah 5 Ahli Bersaksi di Polisi
Ada pun berkaitan pernyataan jubir Timnas atas nama Billy David yang sempat menyebut akan memberi bantuan hukum, yang dimaksud adalah bantuan hukum kepada panitia bukan kepada AR.
“Kalau Timnas tidak akan mendampingi AR, kalau ada yang menyebut TImnas akan mendampingi AR, itu bukan pernyataan resmi TImnas, mungkin secara pribadi, dan itu akan disampaikan untuk diralat, karena jelas Tim Hukum Timnas bertugas mendampingi keanggotaan TImnas dan TKD saja,” pungkasnya.