"Pada intinya hakim belum masuk ke pembuktian pokok gugatan," kata dia.
Dalam perkara tersebut, tambah Wahyu, pihaknya berencana akan kembali memasukkan gugatan perdata biasa ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang untuk mencari keadilan dan kebenaran serta kepastian hukum terhadap masyarakat yang motornya telah ditarik paksa oleh Kantor FIF Cabang Lampung.
"Perlu diketahui, bahwa pembeli barang lelang negara yang dilakukan secara sah menurut ketentuan undang-undang adalah pembeli beritikad baik dan harus dilindungi haknya oleh undang-undang," kata dia.
Gugatan sengketa kepemilikan sepeda motor ini dilayangkan Median karena sepeda motor miliknya ditarik paksa oleh debt collector dari FIF Group Cabang Lampung.
Baca Juga:Gugatan Gerindra dan Demokrat di Lampung Terkait Pencoretan Bacaleg Mantan Napi Ditolak Bawaslu
Padahal Median melalui kuasa hukumnya mengaku membeli sepeda motor itu secara sah melalui lelang yang diadakan Kejari Pringsewu. (ANTARA)