Keluhan senada diungkapkan warga RT 02, Lingkungan III, di perumahan Keteguhan,Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung.
Warga mengeluhkan bau busuk dan limbah dari TPA Bakung yang mengalir dari TPA Bakung ke pemukiman warga di perumahan Keteguhan Permai II.
"Saya tiga puluh tahun di sini mas, kami mau ngeluh juga enggak ada respons dan realisasinya. Ini saya sampai enggk jua lan pecel karena banyak lalat kalau bau emang tiap hari terutama kalau musim hujan. Mas bisa lihat sendiri air disiring itu, hitam kecoklatan," kata Ibu Bambang sapaan akrab ibu penjual pecel di pinggir siring aliran limbah dari TPA Bakung.
Pantauan suaralampung.id di lokasi TPA Bakung telihat anak dari pemulung asik bermain di tumpukan sampah.
Ketika mobil sampah tiba puluhan pemulung berebut mengais sampah yang dibuang dari mobil dan terlihat satu unit kendaraan berat, jenis eskavator menggali dan mindahkan tumpukan sampah yang dibuang dari mobil sampah.
Dari arah perumahan Keteguhan, ada dua bangunan penampungan limbah dan air mengalir dari penampungan itu terlihat berwarna kecokelatan, melintas di pemukiman warga hingga mengalir ke arah laut melalui sungai Umbul Asem ke muara laut mako Polairud Polda Lampung.
Dari arah Bakung, limbah mengalir melalui siring dan mengalir melalui sungai Way Balau, Kota Karang, Kota Bandar Lampung bermuara di laut di Pulau Pasaran.
Kontributor : Ahmad Amri
Baca Juga:Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi Bandar Lampung Tewas Dikeroyok