facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi Bandar Lampung Tewas Dikeroyok

Wakos Reza Gautama Senin, 04 Juli 2022 | 14:09 WIB

Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi Bandar Lampung Tewas Dikeroyok
Ilustrasi pengeroyokan. Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi Bandar Lampung tewas dikeroyok. [Antara]

adanya pengeroyokan terhadap Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi, Bandar Lampung.

SuaraLampung.id - Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih Sukabumi Bandar Lampung Hapitul Rohman tewas dikeroyok di Jalan Ir Sutami, Way Laga, Sukabumi, Bandar Lampung, Minggu (3/7/2022) soren.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito membenarkan adanya pengeroyokan terhadap Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi, Bandar Lampung. 

Pengeroyokan terhadap Ketua Ormas Laskar Merah Putih Sukabumi Hapitul Rohman diduga karena salah paham. 

"Iya benar, kejadiannya kemarin. Saat ini ditangani Satreskrim Polresta Bandar Lampung, silahkan konfirmasi ke Polresta," kata Kompol Warsito dalam keterangannya, Senin (4/7/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Baca Juga: Eks Pesepak Bola yang Juga Pesinetron Claudio Martinez Dikeroyok di Bar, Publik: Resiko Dunia Malam, Keras!

Sementara itu, Ketua Laskar Merah Putih Bandar Lampung, Mulyadi membenarkan, anggotanya tewas dikeroyok sejumlah orang.

Namun untuk kronologis lengkapnya, ia belum mengetahui secara pasti kejadiannya.

"Iya benar, awalnya dapat kabar anggota OKK kami ada keributan. Untuk kronologisnya belum seberapa paham, dari keterangan anggota kami yang selamat, itu pelaku ada belasan orang kurang lebihnya," ujar Mulyadi saat ditemui Lampungpro.co di rumah duka.

Dari keterangan anggota Laskar Merah Putih yang selamat, mereka indikasinya sengaja menyerang, karena sudah menyiapkan senjata tajam.

Saat kejadian, ada empat anggota Laskar Merah Putih yang dikeroyok, termasuk korban meninggal dunia.

Baca Juga: Video Viral Pesinetron Claudio Martinez Dikeroyok di Diskotek Setiabudi, Gara-gara Kakinya Terinjak Waitress

"Untuk anggota kami ada empat orang jadi korban, satu meninggal dunia, dan lainnya masih dirawat. Kami harap aparat kepolisian bisa menindak tegas, karena ini sudah meresahkan," jelas Mulyadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait